Berikut Ini Tujuh Tradisi Saat Tahun Baru Imlek

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 17 Januari 2020

Indolinear.com, Jakarta – Berbagai tradisi dapat dilakukan saat Tahun Baru Imlek 2020 yang sebentar lagi dirayakan, tepatnya Sabtu (25/1/2020).

Mulai dari Festival Musim Semi, membersihkan rumah, hingga makan bersama keluarga.

Tradisi dapat dilakukan bersama keluarga tercinta, tetangga, maupun teman terdekat.

Untuk festival musim seni menandai awal Tahun Baru Imlek yang dilakukan sebagai penghormatan terhadap leluhur.

Kemudian, membersihkan rumah bagi orang Tionghoa dilakukan untuk menyambut saudara, tetangga, dan teman yang datang.

Sedangkan makan bersama keluarga dilakukan dengan berbagai hidangan.

Setidaknya ada 10 hidangan dari ikan utuh yang melambangkan kelimpahan untuk tahun mendatang.

Lalu, apa saja tradisi lainnya yang dilakukan saat perayaan Imlek 2020?

Berikut berbagai tradisi dan hal yang dilakukan saat Tahun Baru Imlek, yang dilansir dari Tribunnews.com (16/01/2020):

  1. Festival Musim Semi

Festival Musim Semi menandai awal Tahun Baru Imlek. Waktunya jatuh pada pertengahan Januari dan pertengahan Februari.

Hal itu dilakukan sebagai penghormatan terhadap leluhur. Selama perayaan 15 hari, orang China melakukan sesuatu setiap hari untuk menyambut tahun baru.

Seperti makan bubur beras dan sawi untuk membersihkan tubuh,

  1. Menggunakan sesuatu dengan warna merah

Biasanya mengenakan sesuatu yang berwarna merah.

Dimaksudkan untuk mengusir roh jahat.

  1. Membersihkan Rumah

Menjelang tengah malam Imlek, sebaiknya rumah dalam keadaan bersh dan aktivitas membersihkan sudah selesai.

Membersihkan rumah bagi orang Tionghoa dilakukan untuk menyambut saudara, tetangg, dan teman yang datang.

Selain itu dimaksudkan untuk membersihkan kesialan tahun sebelumnya dan dianggap mendatangkan rezeki yang baru.

  1. Sembahyang Leluhur

Bagi kaum Tionghoa yang masih memegang kepercayaan Konghucu, sembahyang leluhur dilakukan sehari sebelum Imlek.

Sembahyang leluhur dilakukan dengan memberi persembahan makanan yang terdiri dari buah, kue, dan daging.

Terakhir, dilakukan dengan membakar uang kertas.

Namun, kini kepercayaan ini tidak lagi dilakukan oleh semua orang Tionghoa.

  1. Sembahyang ke Klenteng

Sembahyang ke Klenteng dilakukan untuk memanjatkan syukur.

Sekaligus meminta perlindungan di tahun baru.

Sembahyang ke Klenteng dilakukan oleh Tionghoa dengan kepercayaan Konghucu.

  1. Makan Bersama Keluarga

Makan bersama keluarga dilakukan pada malam sebelum Imlek. Ada berbagai hidangan khas Tionghoa-Indonesia yang disajikan.

Makan malam bersama sebagai wujud persatuan keluarga. Setidaknya ada 10 hidangan dari ikan utuh melambangkan kelimpahan tahun mendatang.

Setelah makan malam, keluarga duduk untuk bermain kartu malam, permainan papan atau menonton program TV.

  1. Silaturahmi Keluarga

Pada momen tersebut, akan ada kunjungan antar keluarga.

Silaturahmi dilakukan dengan memberi salam Gong Xi Fat Choi sembari mengepalkan tangan kanan di dada lalu dibungkus dengan telapak tangan kiri sebagai tanda penghormatan.

Selesai memberi salam, orang yang sudah menikah akan memberikan angpao kepada orang yang belum menikah. (Uli)

INDOLINEAR.TV