Berikut Alasan Mobil Listrik Diandalkan Sebagai Armada Taksi

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 7 Mei 2022

Indolinear.com, Jakarta – Keberadaan mobil listrik tidak hanya diperuntukkan untuk mobilitas pribadi, tetapi, perusahaan penyedia jasa transportasi seperti taksi, juga turut menggunakan kendaraan listrik sebagai salah satu armadanya.

Hal ini yang terjadi di Meksiko, di mana mobil listrik buatan Cina, BYD, telah dipesan sebanyak 1.000 unit oleh Vemo sebagai penyedia jasa tersebut untuk dijadikan armada taksi di wilayah tersebut.

Adapun model yang digunakan untuk mengangkut penumpang adalah BYD D1, dengan alasan mampu mengakomodir ruang kaki penumpang dengan cukup baik lantaran dibekali area yang cukup luas. Tidak hanya itu, BYD D1 ini juga telah dibekali dengan beberapa fitur unggulan seperti cup holder dan layar tampilan.

Dari 1.000 unit taksi yang sudah dipesan, 200 di antaranya telah secara resmi beroperasi. Rupanya, ini bukan kali pertama bagi Vemo menggunakan mobil listrik buatan Cina untuk dijadikan armada transportasi. Tetapi, mereka juga sudah mengoperasikan kendaraan listrik lainnya seperti bus Yutong EV dan BYD Yuan EV SUV.

Dikutip dari Liputan6.com (05/05/2022), Alejandro Rosette, Co-Director Vemo, menjelaskan bahwa dengan menggunakan kendaraan listrik secara otomatis akan ikut memengaruhi kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.

“Armada ini membantu mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 20.000 ton per tahun, setara dengan menanam 1 juta pohon,” jelasnya.

Menyoal spesifikasi BYD D1 yang digunakan sebagai taksi listrik, masih dari laman tersebut mengungkapkan untuk dimensinya dibekali dengan panjang 4.390 mm, lebar 1.850 mm dan tinggi 1.650 mm.

Untuk tenaganya, baterai yang disematkan ini mampu melahap jarak hingga 418 kilometer dan dapat mencapai kecepatan maksimum sampai 130 kpj. Sementara mengenai tenaga yang dihasilkan, baterai tersebut bisa menghasilkan 134 tk dan torsi puncak 180 Nm.

Penggunan sel baterai Blade BYD dirancang berdasarkan sel baterai lithium iron phosphate (LFP). BYD juga mengklaim baterai Blade adalah solusi teraman yang bisa digunakan untuk mobil listrik karena hampir dapat dipastikan tidak dapat terbakar.

Honda Siapkan Mobil Listrik Baru

Dongfeng Honda, yang merupakan perusahaan patungannya di Cina telah mengumumkan akan menjual mobil listrik terbarunya, Honda e: NS1 dan NP1. Kedua model kendaraan ramah lingkungan ini, sejatinya adalah versi listrik dari Honda HR-V generasi ketiga yang sudah dijual di Thailand dan Indonesia.

Kendaraan listrik asal Negeri Matahari terbit ini muncul pertama pada Oktober 2021 bersama dengan berbagai konsep listrik di bawah nama Seri e:N.

Berdasarkan keterangan resmi dari perusahaan, model ini mengadopsi baterai motor elektrik yang mampu digunakan untuk berkendara sejauh 510 km (berdasarkan standar dari China CLTC).

Ada laporan bahwa basis e:NS1 akan ditenagai oleh motor listrik dengan berkekuatan 182 PS dan torsi maksimum 310 Nm, dengan baterai lithium-ion 53,6 kWh, yang memberikan jangkauan sejauh 420 km.

Sedangkan untuk rentang 510 km berasal dari model dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 204 Ps, dengan kapasitas baterai yang memiliki sebesar 68,8 kWh.

Teknologi dan konektivitas sangat penting di pasar Cina, dan Honda e:NS1/e:NP1 akan menampilkan fitur terbaru yang tersedia di sana, termasuk Honda Connect 3.0 yang dikembangkan secara eksklusif untuk mobil listrik, dengan tampilan layar sentuh tengah mirip dengan tesla dengan ukuran 15,1 inch. (Uli)

loading...