Bergaji Rp1,2 Miliar Setahun, Pegawai Menuntut Perusahaan Karena Merasa Bosan

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Rabu, 2 September 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sebuah perusahaan parfum Prancis diperintahkan untuk membayar 40.000 Euro, sekitar Rp640 juta, sebagai ganti rugi kepada seorang mantan karyawannya. Perusahaan itu harus membayar pesangon tersebut kepada pegawainya karena alasan yang terdengar aneh.

Sang mantan karyawan menuntut perusahaan karena menderita kebosanan di tempat kerja. Dia merasa tidak diberi tugas yang menarik untuk dilakukan dalam pekerjaannya, dilansir dari Dream,co.id (31/08/2020).

Kasus Pertama dalam Sejarah

Kasus yang terjadi untuk pertama kalinya di Prancis ini melibatkan karyawan dari Paris bernama Frederic Desnard.

Desnard membawa perusahaan tempatnya bekerja Interparfums, yang merupakan pembuat parfum mewah, ke pengadilan pekerja.

Pengadilan pekerja memutuskan bahwa Desnard menderita kebosanan yang merupakan kebalikan dari kelelahan yang biasa diderita seorang karyawan.

Seperti Zombie Profesional

Saat pertama kali mengajukan kasusnya, Desnard menyatakan pekerjaan di Interparfums telah mengubahnya menjadi ‘zombie profesional’. Padahal, Desnard digaji 80.000 Euro (Rp1,2 miliar) per tahun.

Desnard mengatakan bahwa dia diminta untuk tidak melakukan apa pun selain tugas-tugas kasar selama empat tahun. Dia menggambarkan pengalamannya itu sebagai ‘masuk neraka’.

Dia mengklaim pekerjaannya penuh dengan tugas-tugas kasar seperti menyiapkan tablet baru buat CEO, dan mengantar tukang ledeng masuk ke rumah bosnya.

Membuat Orang Bosan Bentuk Pelecehan Moral

Menurut laman Le Monde, Desnard pernah mengalami serangan epilepsi pada tahun 2014 saat mengendarai mobilnya. Desnard menganggap kecelakaan disebabkan oleh kondisi pekerjaannya yang membosankan.

Dalam pengadilan banding, Interparfums membela diri dengan mengatakan bahwa selama empat tahun bekerja, Desnard tidak pernah menyinggung tentang kebosanannya.

Pekan lalu, laman France Info melaporkan bahwa Pengadilan Banding Paris memutuskan bahwa membuat orang bosan merupakan bentuk pelecehan moral. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: