Bentley Bentayga Speed 2021 Jadi SUV Terkencang Sejagat

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Kamis, 20 Agustus 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Brand Bentley identik dengan mobil super mewah. Namun, dengan kehadiran Bentayga Speed 2021, gelar super kencang pun turut disematkan.

Edisi pembaruan sembari mempertahankan titah SUV paling powerful di muka bumi. Meski di luar tradisi jenama bertaraf aristokrat, kenyataannya memang begitu. Dengan gagahnya ia juga memegang rekor di Pikes Peak International Hill Climb pada 2018.

Perubahan yang terjadi mengacu pada pembenahan Bentley Bentayga V8 bulan lalu. DNA ningrat masih kental. Semakin termodernisasi seiring pesatnya perkembangan teknologi. Desain makin pipih menghilangkan kesan kaku. Grille diperbesar, lampu baru dan bentuk tailgate didesain ulang agar serasi dengan Continental GT.

Aksen Bentayga Speed memang unik. Sebagai varian kencang Bentayga, elemen sport dijejalkan meski terlihat kurang cocok. Garis Bentley yang sudah khas tak mungkin dihapus. Tetap perlu disematkan kesan itu, karena performa dihasilkan tidak main-main. Untungnya tak terlampau ramai. Cukup lewat headlight yang digelapkan, pelek khusus dan rear spoiler. Lebih atraktif dipandang serta ciri sebagai varian Speed keluar. Meski bukanlah SUV terganteng di antara yang lain.

Pemutakhiran teknologi patut dilakukan. Kabin ultra mewah Bentley masih terjaga, dengan tambahan sistem infotainment baru yang makin memanjakan. Terpampang monitor 10,9-inci yang sudah support CarPlay nirkabel, charging nirkabel dan outlet USB-C. Panel instrumen sekarang serba digital dan bisa diubah tampilannya sesuai keinginan. Emblem Speed terbordir di headrest dan kick plates. Pembeli bebas memilih warna two-tone selain opsi utama, dilansir dari Liputan6.com (18/08/2020).

Spesifikasi Mesin

Bagian tak berubah, mesin dahsyat W12 6,0-liter masih menghasilkan 626 Tk (635 PS). Belum lagi torehan momen puntir raksasa 900 Nm yang memuncak dari 1.500 rpm sampai 5.000 rpm. Semua tersalur sempurna ke empat roda via transmisi otomatis 8-percepatan. Akselerasi 0-100 kpj dalam 3,9 detik, bukanlah yang tercepat dalam lingkup SUV buas. Bentley justru membanggakan kecepatan puncak tembus 190 mph (306 kpj). Yup, paling kencang seantero jagat. Mengalahkan saudara satu platformnya: Lamborghini Urus (305 kpj) dan Audi RS Q8 (304 kpj).

Performa sudah sesangar itu, Bentley masih memikirkan efisiensi. Jumlah silinder seabrek akan mubazir saat melaju konstan, makanya perlu cylinder deactivation. ECU mematikan enam silinder sekaligus berdasar input dari sensor di inlet dan exhaust. Meminimalisir kerja silinder dan catalytic convertor sekaligus pemborosan. Keuntungan ada pada emisi CO2 dan konsumsi bahan bakar, meski tidak disebutkan nilainya. Saat cruising di jalan tol pada gigi 5 sampai 8, lalu pengemudi melepas pedal gas, torque converter akan melepaskan diri. Sehingga mesin dalam posisi idle dan menggelinding seolah dalam posisi netral. Saat throttle kembali dibuka, transmisi segera tersambung lagi.

Tersedia empat mode Drive Dynamic agar bisa mendapat impresi terbaik dalam kenyamanan dan kecepatan. Comfort untuk berkendara santai dan Sport saat berlari kencang. Mode Sport telah dikalibrasi ulang agar meningkatkan respons mesin W12 dan transmisi. Bersamaan pula suspensi udara dan Bentley Dynamic Ride. Menariknya ada mode Bentley, berisi setelan paling seimbang rekomendasi tim Crewe. Lalu mode Custom, pengemudi dibiarkan bebas memilih pengaturan apa saja sesuai keinginan.

Fitur Canggih

Soal Bentley Dynamic Ride, adalah active roll control elektrik yang bekerja cerdas. Sistem bereaksi instan menahan gaya lateral saat menikung dan memastikan daya cengkeram maksimal ban. Semua itu demi kenyamanan dan pengendalian level tinggi. Sistem Torque Vectoring by Brake juga dikalibrasi ulang. Pengereman sisi roda berlawanan dalam kala belok, bertujuan mempertajam stabilitas. Kemudi bakal lebih gesit dan tajam.

Peranti rem tak kalah superior. Apalagi memilih opsi karbon keramik. Diklaim terbesar dan paling kuat yang pernah disediakan Bentley. Kekuatan maksimum mencapai 6.000 Nm. Dirancang agar sanggup menahan suhu hingga 1.000 derajat celcius. Belum lagi lebih ringan 20 kg dibanding dibanding rem biasa. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: