Belum Dapatkan Lisensi, Pemerintah India Melarang Warganya Langganan Starlink

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Minggu, 12 Desember 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pemerintah India menyarankan agar warganya tidak berlangganan internet Starlink. Perusahaan tersebut merupakan milik miliarder Elon Musk. Pemerintah India menyebutkan bahwa Starlink belum memiliki lisensi untuk beroperasi di negara tersebut.

Sebuah pernyataan pemerintah yang dikeluarkan pada Jumat malam mengatakan Starlink telah diberitahu untuk mematuhi peraturan dan menahan diri untuk memasarkan layanan internet satelitnya di India dengan segera.

Dilansir dari Merdeka.com (11/12/2021), Starlink baru mendaftarkan bisnisnya di India pada 1 November lalu. Di sisi lain, mereka telah mulai mengiklankan layanannya kepada masyarakat.

Persoalan ini, Reuters telah mengirimkan pertanyaan kepada Starlink, namun mereka enggan berkomentar terkait persoalan ini.

“Tidak ada komentar untuk saat ini,” kata pihak Starlink.

Saat ini, semakin banyak perusahaan meluncurkan satelit kecil sebagai bagian dari jaringan orbit rendah Bumi untuk menyediakan layanan internet broadband latensi rendah di seluruh dunia. Fokusnya adalah pada daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh infrastruktur internet terestrial.

Di India, di tahap pertama perusahaan milik Elon Musk ini berencana memberikan 100 perangkat secara gratis ke sekolah-sekolah di kota Delhi dan distrik pedesaan terdekat. Kemudian akan menargetkan 12 distrik pedesaan di seluruh India.

Perusahaan bertujuan untuk memiliki 200.000 perangkat Starlink di India pada Desember 2022, 80 persen di antaranya akan berada di distrik pedesaan. Starlink telah menerima lebih dari 5.000 pre-order untuk perangkatnya di India. (Uli)