Belum Ada Negara yang Dapat Kuota Haji Dari Arab Saudi

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Sabtu, 5 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi mengatakan Kerajaan Arab Saudi belum mengundang Indonesia untuk menandatangani Nota Kesepahaman tentang Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Hal tersebut, menurut Khoirizi, juga dialami negara lain.

“Ini bahkan tidak hanya Indonesia, tapi semua negara. Jadi sampai saat ini belum ada negara yang mendapat kuota, karena penandatanganan Nota Kesepahaman memang belum dilakukan,” ucap Khoirizi melalui keterangan tertulis, dilansir dari Tribunnews.com (04/06/2021).

Kondisi ini, kata Khoirizi, berdampak pada persiapan penyelenggaraan ibadah haji.

Mengingat MoU tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442H/2021 M hingga hari ini belum juga dilakukan.

Padahal, dengan kuota 5 persen dari kuota normal saja, waktu persiapan yang dibutuhkan tidak kurang dari 45 hari.

Selain tanpa kejelasan dari Pemerintah Arab Saudi, Khoirizi mengatakan pandemi Covid-19 juga masih membahayakan.

“Dan kondisinya masih sama. Pandemi masih mengancam jiwa, Saudi juga tidak kunjung memberi kepastian. Kita lebih mengutamakan keselamatan jemaah dan memutuskan tidak memberangkatkan,” ucap Khoirizi.

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M.

Di tengah pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) yang melanda dunia, pemerintah menilai kesehatan, dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan.

“Karena masih pandemi dan demi keselamatan jemaah, Pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jemaah haji Indonesia,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Uli)