Begini Cara Perusahaan Asal Perancis Peugeot Kenalkan Mobil Listriknya

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Minggu, 16 Agustus 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Salah satu mobil mewah Eropa, Peugeot semakin serius di pasar kendaraan ramah lingkungan. Bahkan, jenama asal Perancis ini mampu mempromosikan roda empat emisi rendahnya, e-208 dengan sangat baik, yaitu menjuarai ajang balap mobil listrik.

Vitoldas Milius dan Aidas Bubinas berhasil membawa Peugeot e-208 memenangkan perlombaan kendaraan full elektrik Ignitis ON: get to know Lithuani. Mobil ini mampu menempu perjalanan 300-an km untuk kelas kapasitas baterai 50 kWh.

Pada kompetisi tersebut, ada 22 kendaraan terbagi dalam dua grup berdasarkan kapasitas baterai, yaitu hingga 50 kWh dan lebih dari 50 kWh. Untuk kelas di atas 50 kWh dimenangkan oleh Porsche Taycan dan di bawah 50 kWh diraih Peugeot e-208.

Sebelum perlombaan dimulai, setiap peserta kompetisi diberikan lima pilihan checkpoint. Peserta harus mengunjungi tiga lokasi dari 5 checkpoint yang ditentukan, dengan mengatur rute secara mandiri.

Tim Peugeot e-208 dan para kompetitornya, harus berkendara hingga 300-an km dari Vilnius ke Druskininkai.

Dua pembalap Peugeot mampu mengalkulasi jarak secara sempurna, dengan total jarak tempuh 305 km.

Secara garis besar berkendara pada kecepatan maksimum sesuai regulasi (130 km/jam), namun dengan tetap menjaga keoptimalan penggunaan baterai mobil dan kecepatan sehingga Peugeot e-208 tersebut dapat menempuh jarak 305 km pada kurun waktu 3 Jam 59 Menit yang lebih cepat 4 menit dibandingkan dengan juara kedua perlombaan tersebut.

“Seperti yang kami rencanakan, mobil ini dapat menempuh jarak 300 km tanpa pengecasan tambahan. Kami memilih berkendara secara efisien.” ucap Milius, dilansir dari Liputan6.com (14/08/2020).

Kompetisi yang sangat menyerupai berkendara sehari-hari

Peugeot e-208 secara rata-rata mengkonsumsi 13.6 kWh/100km pada kompetisi tersebut. Hal ini sangat dekat dengan hasil tes WLTP yaitu 13.3 kWh/100km.

Menariknya, sebagian besar jarak 305 km yang ditempuh pada perlombaan tersebut merupakan jalan umum antarkota.

Kurang dari 25 persennya adalah jalan bebas hambatan dan jalanan perkotaan sangat sedikit dilalui.

Kecepatan rata-rata yang dicapai adalah 76 km/jam.Pada saat mencapai garis finish, komputer pada mobil masih menunjukan 5 km sisa jarak yang dapat ditempuh dari baterai yang digunakan sepanjang perlombaan tanpa diisi ulang sama sekali. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: