Begini Cara Mengatasi Mobil Matik Yang Terendam Banjir

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Jumat, 10 Januari 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, Rabu (1/1/2020) membuat banyak pemilik kendaraan repot. Pasalnya, air yang datang secara tiba-tiba membuat pemilik kendaraan tidak sempat memindahkan mobil atau sepeda motor di rumah.

Nah, khusus pemilik mobil matik, dilansir dari Liputan6.com (08/01/2020), berikut cara mengatasi kendaraan yang terendam banjir dengan biaya sehemat mungkin, dari Hermas Prabowo, Teknisi Ahli di Worner Matic, Bengkel Spesialis Mobil Transmisi Otomatis:

  1. Geser tuas ke N dengan menekan shift lock. Tarik mobil dari lokasi banjir sesegera mungkin, saat kondisi sudah memungkinkan. Makin lama terendam, potensi kerusakan makin parah
  2. Jangan sekali-kali mencoba menghidupkan mesin mobil. Meskipun hanya sesaat atau coba-coba. Jangan pula men-jumper battery
  3. Lepas konektor battery di kutub negatif. Untuk menghindari dampak buruk lain pada sistem kelistrikan
  4. Cukup sampai di poin tiga saja. Selanjutnya, adalah pekerjaan bengkel atau mekanik profesional. Usahakan, jangan mencoba untuk menangani apa pun sendiri.

Mobil matik sepenuhnya dikendalikan oleh sistem elektrik. Penanganan awal yang salah, bisa membuat kerusakan meluas dan parah.

  1. Segera panggil towing, dan bawa mobil matik ke bengkel yang tahu betul sistem mekanis, hidrolis, kelistrikan, dan komputer mobil matik

Jangan berspekulasi. Cari yang benar-benar profesional. Hindari pengerjaan di rumah, karena keterbatasan alat seperti kompresor angin, alat kelistrikan dan scan tool membuat hasil kerja tidak maksimal.

  1. Dengan penanganan yang tepat dan tidak terlambat, mobil matik Anda bisa diselamatkan tanpa biaya yang besar dan kerusakan yang parah.

ECU (engine control unit)

Salah satu komponen yang dapat dipastikan terkena imbas jika kendaraan terendam banjir, dalam hal ini mobil, adalah ECU (engine control unit). Apalagi jika tinggi rendaman mencapai bagian mesin, sebagaimana yang fotonya pernah viral dulu.

ECU adalah komponen penting. Awam menyebut bagian ini sebagai “otaknya” mobil, karena komponen ini yang mengendalikan fungsi penting seperti jumlah injeksi bensin.

“Kalau mobil tergenang hingga setengahnya, bisa dipastikan ECU terendam. Apalagi untuk Honda, posisi ECU di dalam kap, persis di atas ban,” ujar Ubaidillah Azam, Service Advisor Honda Arista Depok.

Selain ECU, sistem kelistrikan juga berpotensi rusak jika mobil sampai terendam banjir. Lantas, apa yang harus dilakukan jika ini terjadi?

Yang Harus Dilakukan

Menurut Azam, cara paling aman adalah tidak menyalakan mobil terlebih dulu. “Patokannya kalau filter udara basah, maka jangan di-starter,” terangnya.

Setelah itu, Azam menyarankan segera menyerahkan mobil ke bengkel. Sebab persoalan terendam banjir adalah masalah yang cukup serius. Di bengkel resmi, ujar Azam, mobil apa diperlakukan sebagaimana yang terdapat pada SOP.

“Di bengkel kami pertama-tama akan cek ECU, lalu kemudian modul power steering, dan ABS. Setelah kering, baru pasang aki dan mobil akan coba dinyalakan,” tutupnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: