Bedak Di Ketiak Disangka Narkoba, Wanita Menghabiskan Ultah Di Penjara

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Sabtu, 15 Februari 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kejadian tidak menyenangkan sekaligus memalukan menimpa seorang wanita bernama Sharonia Paruntu. Dia terpaksa merayakan ulang tahunnya di penjara.

Sharonia harus berurusan dengan kepolisian lantaran dituduh membawa narkoba. Padahal, benda disangka narkoba sebenarnya adalah bedak ketiak berbahan tawas.

Peristiwa tersebut diungkapkan oleh sang ayah, Stanley Paruntu setelah putrinya mengeluarkan keluh-kesah di Instagram Story. Kejadian bermula ketika wanita Indonesia yang tinggal di Singapura ini menginap di Hotel W Sentosa.

” Kasihan anakku harus merayakan ulang tahun di kantor polisi!!! Sebab Hotel W Sentosa Singapore membuat laporan anakku pesta narkoba, padahal yang mereka curigai adalah tawas, deodoran bubuk yang dikemas di kantung obat,” tulis Stanley, dilansir dari Dream.co.id (13/02/2020).

Yup, dara berparas cantik ini diciduk polisi lantaran membawa deodoran bubuk. Pada mulanya, Sharonia memesan hotel tanggal 9-10 November untuk merayakan ulang tahun bersama teman-teman.

Diciduk Saat Lakukan Ini…                

Sialnya, dua orang teman Sharonia terperangkap di kamar mandi karena pintu yang mendadak rusak. Ia kemudian meminta bantuan staf hotel untuk membuka pintu kaca yang rusak itu. Tetapi, salah satu staf malah fokus ke bungkus obat berisi tawas.

Staf tersebut menuduh mereka melakukan pesta narkoba di kamar. Hotel kemudian memanggil polisi untuk meringkus Sharonia dan teman-temannya.

Alhasil, mereka pun ditahan 14 jam di Police Cantonment Complex.

Diperlakukan Seperti Kriminal

Wanita yang berprofesi sebagai MUA ini pun bingung lantaran staf dan polisi tidak menanyakan apa isi bungkus obat terlebih dahulu.

” Ketika salah satu staf melihat tawas, mereka salah menuduhku. Mereka tidak pernah bertanya apa ini dan tidak pula melakukan beberapa tes,”  tulis Sharon di Insta Story.

Sharonia juga merasa ia dan teman-temannya diperlakukan seperti penjahat selama dikurung. Tetapi setelah polisi melakukan penyelidikan, Sharonia terbukti tidak membawa narkoba.

Ucap `Terima Kasih` ke Hotel

Bubuk putih tersebut adalah tawas, garam mineral yang digunakan sebagai deodoran alami.

Pemilik akun @sharoniaparuntu itu merasa amat kesal karena staf hotel dan polisi. Ulang tahunnya yang seharusnya berjalan menyenangkan justru rusak akibat insiden salah paham tersebut.

Ia pun menghujat hotel itu dan menulis ucapan sarkasme lewat unggahan Insta Story.

” Terima kasih @whotels untuk hadiah ulang tahun yang bagus,”  ucapnya ketus. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: