Bayi Di China Lahir Berjarak Sepuluh Tahun Dari Saudara Kembarnya

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 22 Juni 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, China – Kisah unik datang dari China. Seorang bayi lahir berjarak sepuluh tahun dari kembarannya.

Sang ibu melahirkan bayi tersebut setelah embrionya dibekukan selama 10 tahun.

Bayi yang lahir satu dekade setelah kembarannya itu dikandung melalui metode IVF.

In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung merupakan program kehamilan dengan metode pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh.

Singkatnya pembuahan ini dilakukan di dalam laboratorium.

Dikutip dari Tribunnews.com (21/06/2020), ibu bernama Wang (41) pergi ke spesialis kesuburan pada 2009 silam untuk memeriksakan kondisinya.

Saat itu Wang sudah mencoba dan terus gagal hamil selama lima tahun.

Dokter mengatakan bahwa dirinya mengambangkan embrio menggunakan sperma dan sel telur yang sama.

Salah satu hasil pembuahan itu akan ditanamkan ke tubuh Wang.

Sementara satunya akan dibekukan.

Setelah itu, Wang melahirkan anak pertamanya dari embrio yang ditanam itu dan menamainya Lu Lu.

Sedangkan satu embrio lagi masih dalam pembekuan.

Embrio itu dibekukan untuk menjalani proses yang sama seperti halnya Lu Lu, 10 tahun kemudian.

Tepatnya 16 Juni lalu, Wang menyambut putra keduanya ini.

Ibu dari anak kembar itu melahirkan Tong Tong melalui operasi caesar.

“Dari sudut pandang medis, Lu Lu dan Tong Tong adalah saudara kembar,” kata Zheng Jie, seorang dokter dari pusat kesuburan rumah sakit itu.

Dr Zheng tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang si kembar.

Namun dia menjelaskan bahwa kedua anak kembar ini memiliki berat yang sama saat lahir yakni 3,48 kilogram. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: