Bawaslu Mengungkapkan Ada 300 TPS Rawan Di Kota Tangerang

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 17 April 2019

Indolinear.com, Kota Tangerang – Ketua Bawaslu Kota Tangerang, Agus Muslim mengungkapkan terdapat 300 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Tangerang masuk kategori rawan.

Agus Muslim mengungkapkan, TPS yang dikatakan rawan tersebut terdapat beberapa indikator seperti potensi kecurangan hak pilih hingga hilangnya hak pilih.

“Kemarin yang diindentifikasi ada sekitar kurang lebih 300 TPS rawan dari beberapa indikator tadi, dan itu hasil pemetaan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan,” jelas Agus di Kantor Bawaslu Kota Tangerang, dilansir dari Tribunnews.com (16/04/2019).

Berdasarkan data Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang, ratusan TPS tersebut tersebar dari 104 kelurahan di 13 Kecamatan di Kota Tangerang.

Selain itu, terdapat kampanye yang tidak sesuai aturan, dan netralitas petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga menjadi faktor TPS rawan.

Agus menerangkan, 300 TPS yang dianggap rawan ini menyebar di 13 Kecamatan yang ada di Kota Tangerang tidak berpusat di satu kawasan saja.

Ia melanjutkan, pihaknya mengidentifikasi TPS rawan tersebut berdasarkan pengalaman Bawaslu Kota Tangerang saat Pemilu periode-periode sebelumnya.

“Di setiap titik atau daerah pemilihan itu ada TPS rawan. Sebelumnya pada pemilihan Gubernur Banten dan pemilihan Wali Koga Tangerang pada 2018, tidak ada meskipun ada TPS rawan. Namun pengalaman tahun 2014 itu ada di Kecamatan Periuk yang pernah sampai berproses ke pengadilan,” jelas Agus.

Adanya TPS yang diidentifikasi rawan tersebut, Agus menambahkan, pihaknya akan lebih mengoptimalkan pengawasan saat berlangsungnya proses pemilihan pada 17 April mendatang.

Bawaslu Kota Tangerang pun terus memperketat pengawasan terhadap jalannya Pemilu 2019 besok.

Apa lagi, Pemilu tahun ini diadakan serentak dari pemilihan Calon Legislatif (Caleg) tingkat daerah dan nasional hingga pemilihan Presiden.

“Kami fokus pengawasan di TPS rawan. Di Kecamatan Periuk itu juga jadi salah satu tempat rawan yang kami fokuskan untuk dijaga,” tegas Agus. (Uli)