Batal Ke Australia PRSI Mempertimbangkan Pelatnas Di AS

kompascom/indolinear.com
Kamis, 9 November 2017
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Rencana PP PRSI untuk mengadakan Pelatnas Asian Games 2018 di Australia tampaknya tidak bisa dijalankan menyusul dibubarkannya Satlak Prima.

Menurut Wakil Ketua Umum PP PRSI, Harlin E. Rahardjo, rencana berlatih di Australia buat 8 atlet Pelatnas SEA Games sebenarnya dijadwalkan berangkat pada awal November ini. “Mereka akan berlatih di kamp latihan pelatih nasional Grant Stoelwinder,” kata Harlin di Jakarta, Selasa (07/11/2017).

Bagi PRSi, persiapan Asian Games dengan memberangkatkan para atlet ke Australia adalah pilihan yang paling tepat. “Kami memperhitungkan akhir tahun adalah musim panas di Australia sehingga  kesempatan para atlet untuk beruji coba dengan mengikuti turnamen di sana terbuka lebar.”

“Kami masih berharap dapat berangkat  apabila ada lampu hijau dari pihak Kemenpora,” katanya. “Untuk itu saya minta para pelatih terus mengikuti dan menanyakan perkembangan di Kemenpora.”

Namun ketidakjelasan  aliran dana setelah bubarnya Satlak Prima membuat PRSI tampaknya tidak akan bisa melanjutkan rencana tersebut. Untuk kemungkinan ini menurut Harlin, pihaknya telah mempersiapkan rencana yang berbeda.

“Kalau sudah masuk Januari atau Februari, mungkin kita akan memindahkan rencana latihan ke Amerika Serikat. Karena masuk musim  semi,  jadwal turnamen di sana akan lebih mudah diikuti,” katanya.

Tentang  para atlet yang dipersiapkan, Harlin menyebut bisa saja ada perubahan. “Karena batal ke Australia, para atlet pelatnas diwajibkan ikut Indonesia Open yang akan berlangsung di kolam renang Gelora Bung Karno, Senayan pada pertengahan Desember mendatang. Dari hasil di Indonesia Open ini kita akan mengevaluasi lagi kesiapan para atlet menuju Asian Games,” ungkap Harlin.

“Semua atlet memiliki peluang masuk tim Asian Games dengan prasyarat catatan waktunya bisa masuk dalam delapan besar alias berpeluang masuk final,” kata Harlin.

Ia hanya berharap meski pelatnas saat ini sedang vakum, para atlet tidak lalai untuk tetap menjaga kebugaran fisik dan stamina mereka. “Agar tidak perlu capek lagi mengejar ketertinggalan saat pelagtnas secara resmi dimulai. Apalagi kalau di luar negeri.” (Uli)

loading...