Bapak Astronomi Galileo Galilei Telah Menemukan Planet Neptunus

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Rabu, 29 Januari 2020
loading...

Indolinear.com, Roma – 407 tahun yang lalu, Bapak Astronomi, Galileo Galilei, pertama kali melihat Planet Neptunus pada 28 Desember 1612.

Buku-buku sejarah memberi tahu kita bahwa Planet Neptunus ditemukan pada pertengahan 1800-an setelah bertahun-tahun spekulasi dan pencarian.

Tetapi pada 1613, lebih dari dua abad sebelum Neptunus secara resmi ditemukan, Galileo tahu ia telah menemukannya, menurut teori baru oleh fisikawan Universitas Melbourne David Jamieson.

Jamieson telah mempelajari buku catatan Galileo dan menemukan beberapa catatan menarik yang menunjukkan astronom besar itu. Kemudian bekerja dengan teleskop awal yang dibuatnya sendiri untuk menemukan sesuatu yang besar.

Gambar-gambar Galileo menunjukkan bahwa ia mengamati Neptunus pada 28 Desember 1612, dan kembali menemukannya pada 27 Januari 1613. Pada kedua kesempatan itu, Galileo mengira Neptunus sebagai bintang tetap (fixed star) ketika bintang itu tampak sangat dekat (dalam hubungannya) dengan Jupiter di langit malam.

Pada jarak rata-rata 4,5 miliar kilometer dari matahari, Neptunus membutuhkan sekitar 165 tahun bumi untuk menyelesaikan satu orbit. Demikian mengutip dari Liputan6.com (27/01/2020).

Mengira Neptunus Sebagai Bintang

Gerakan Neptunus dianggap terlalu kecil dan ukurannya yang tampak terlalu kecil sehingga jelas tampak seperti sebuah planet di teleskop kecil Galileo.

Menurut sejarah, ia percaya bahwa ia adalah bintang biru yang tetap, dan karena itu tidak dipuji atas penemuannya. Pada saat pengamatan pertamanya pada bulan Desember 1612, ia diam di langit karena baru saja berubah surut hari itu, lebih tepatnya baru saja memulai siklus retrograde tahunannya.

Sudah lama diketahui bahwa Galileo mengamati Neptunus, lebih dari 200 tahun sebelumnya, tetapi diperkirakan ia mengabaikan benda itu sebagai bintang dan tidak memikirkannya lebih lanjut. Tapi ternyata Galileo mungkin tahu “bintang” telah bergerak dalam kaitannya dengan bintang lain, ungkap Jamieson. Gerakan semacam itu akan menarik perhatian Galileo, karena dia tahu bahwa itu adalah siklus yang dilakukan planet.

Namun keberadaan Neptunus belum dikonfirmasi sampai 23 September 1846, ketika astronom Jerman Johann Galle menggunakan teleskop untuk mencari lokasi yang diprediksi di langit dan menemukan cakram biru-hijau kecil. Planet ini akhirnya dinamai Neptunus, setelah dewa laut Romawi.

“Dia mengamatinya dan dia pikir itu bergerak relatif terhadap bintang latar belakang, tetapi menjadi keruh dan dia tidak dapat mengamatinya lebih jauh,” kata Rocky Alvey, direktur Vanderbilt Dyer Observatory di Brentwood, Tennessee.

“Jika bukan karena awan, Galileo mungkin adalah penemu Neptunus.” (Uli)                     Sumber: tribunnews.com

Seberapa Sering Sebaiknya Anda Harus Mencuci Mobil Anda?

Indolinear.com, Jakarta – Mencuci mobil menjadi salah satu cara melakukan perawatan. Meski dianggap sangat mudah, namun mencuci mobil sering kali terabaikan.

Seperti dilansir dari Liputan6.com (27/01/2020), sejumlah ahli menyarankan untuk mencuci mobil setiap dua minggu sekali atau lebih.

Namun bagi Anda yang tinggal di wilayah dekat pantai, maka harus lebih rajin mencuci mobil. Hal ini, karena di wilayah pantai memiliki banyak garam.

Parahnya, jika kendaraan terkena garam maka akan mempercepat bagian logam di bodi atau kolong mobil terkena korosi atau karat.

Selain itu, jika Anda kerap wara-wiri di pedalaman hutan, bukan berarti mobil tak akan terkena debu. Sebaliknya, bodi mobil juga bisa kotoran karena terciprat lumpur atau tanah.

Tak hanya itu, di pedalaman terkadang lebih banyak binatang. Salah satunya burung. Parahnya, kotoran burung memiliki cukup asam. Alhasil, jika kotoran burung terkena bodi mobil maka hal itu dapat berpengaruh pada warna bodi mobil itu sendiri.

Kotoran lainnya yang mungkin menempel pada bodi mobil antara lain serangga mati dan getah pohon. Tentu saja hal itu juga harus segera dicuci.

Cara Bersihkan Jok Mobil yang Benar

cara membersihkan jok mobil yang benar tergantung pada material apa yang digunakan untuk melapisi jok.

Jika Anda tinggal di wilayah dengan kondisi panas atau dingin, maka mobil wajib pula dibersihkan secara rutin.

Membersihkan mobil tak hanya pada bagian eksterior, karena bagian interior juga perlu dilakukan. Cara membersihkan kabin mobil memang tak perlu disiram langsung menggunakan air, sebaliknya Anda bisa menggunakan penyedot debu atau vacuum cleaner.

Apabila jok mobil Anda berbahan kulit asli, maka setidaknya lakukan perawatan paling tidak tiga bulan sekali. Boleh lebih agar mendapatkan hasil terbaik. Jika jok kulit mobil lebih banyak terpapar sinar matahari, maka perawatan bisa dilakukan lebih cepat lagi, dua bulan sekali atau lebih. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: