Bansos Rp300.000 Di Kota Bekasi Akan Dikirim PT Pos Indonesia

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Sabtu, 9 Januari 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pendistribusian bantuan sosial tunai ( BST) di Kota Bekasi akan dilakukan oleh salah satu perusahaan BUMN, yakni PT Pos Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Penanggulangan Masyarakat Miskin Dinas Sosial Kota Bekasi Yeni Suharyani saat dikonfirmasi, Selasa (5/1/2021). Menurut Yeni, penunjuk PT Pos Indonesia sebagai pihak pendistribusi bantuan dilakukan oleh Kementerian Sosial.

Dengan penunjukan itu, PT Pos Indonesia akan mengantar dana BST ke setiap kepala keluarga (KK) yang ada di Kota Bekasi.

Dinsos Kota Bekasi tidak akan turun langsung dalam proses distribusi bantuan. Yeni mengatakan, jajarannya hanya akan mendampingi PT Pos Indonesia dalam proses pemberian data penerima BST. “PT Pos terima data penerima BST dari Kemensos dan dari kita.

Kita akan mendampingi PT Pos dalam proses distribusi,” jelas Yeni. Sejauh ini, tercatat 195.535 KK yang akan menerima BST tahun 2021. Data ini mengacu pada jumlah penerima bantuan sosial Presiden pada 2020 lalu. Yeni menyebutkan, masih ada kemungkinan data penerima BST bertambah.

Pasalnya, proses verifikasi data masih terus berlangsung hingga 13 Januari 2021. Sebelumnya, kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan sosial 2021 pada Senin (4/1/2021).

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Penanganan Fakis Miskin (PFM) Kemensos Asep Sasa Purnama yang dilansir dari Kompas.com (08/01/2021).

Asep mengatakan, ada tiga jenis bansos yang akun disalurkan. Salah satu bantuan yang akan cair mulai besok adalah Bantuan Sosial Tunai (BST).

Setiap penerima BST, akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 300.000 yang diberikan selama empat bulan berturut-turut, terhitung sejak Januari hingga April 2021.

Cara cek

Untuk mengetahui apakah masuk ke dalam daftar penerima, masyarakat bisa mengunjungi laman Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

Berikut langkahnya:

Kunjungi laman https://dtks.kemensos.go.id.

Pada bagian paling atas, tersedia beberapa kolom pencarian penerima bantuan sosial tunai (BST).

Pilih ID, ada tiga jenis ID yaitu ID DTKS/BDT, Nomor PBI JK/KIS, dan NIK. Adapun ID DTKS adalah ID Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

Biasanya itu tersimpan di dinas sosial kabupaten kota. Jika tidak mempunyai, maka bisa memilih opsi NIK atau Nomor Induk Kependudukan atau nomor PBI JK/KIS.

Masukkan Nomor Kepesertaan dari ID yang dipilih.

Masukkan Nama yang sesuai dengan ID yang dipilih.

Masukkan dua kata yang tertera dalam kotak box captcha.

Klik “Cari”.

Penyaluran

Asep mengatakan, akan ada 10 juta penerima bantuan sosial tunai tahun ini.

Penyaluran BST dilakukan dengan pengiriman langsung ke penerima melalui mekanisme pos. “BST disalurkan ke KPM melalui mekanisme POS,” jelas dia.

Selain BST, pemerintah juga akan menyalurkan dua bansos lainnya, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan program sembako. Total, ada sekitar 38,8 juta penerima tiga bansos tersebut. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: