Bank Salah Transfer Rp1,6 M, Pasangan Ini Borong Tiga Mobil

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Sabtu, 16 November 2019
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, AS – Kasus bank salah transfer sudah sering kita dengar. Biasanya orang yang menerima uang kaget itu akan langsung melapor karena takut timbul masalah. Biasanya bank yang salah kirim akan langsung mengetahui nomor rekening yang ketibah durian runtuh itu.

Namun suami dan istri ini benar-benar bertindak nekat. Entah tak paham jika uang itu bisa ditelusuri pihak bank, pasangan ini menggunakan uang untuk berfoya-fiya.

Mengutip laman Dream.co.id (14/11/2019), sepasang suami-istri di Pennsylvania, Amerika Serikat menerima uang kaget saat bank salah mentransfer US$120 ribu. Jika dikonversi, uang yang diterima itu mencapai Rp1,6 miliar.

Seorang teller BB&T menyebutkan uang tersebut dikitim ke rekening atas nama Robert dan Tiffany Williams.

Alih-alih menelepon bank, keduanya justru mulai menghamburkan uang untuk barang-barang yang diinginkan. Mereka menghamburkannya untuk membeli 3 mobil dan 2 four wheeler.

Mobil yang dibeli dari uang kaget itu masing-masing mobil SUV Chevrolet Treverse 2015, sebuah mobil balap, mobil kamper.

Tentu saja aksi mereka langsung ketahuan. Menurut CBS News, dua pasangan ini didakwa dengan tindak pidana pencurian dan menerima barang curian.

Dari laporan polisi diketahui pasangan ini menghabiskan uang US$100 ribu (Rp1,41 miliar) untuk kendaraan. Sisanya digunakan untuk membayar tagihan dan barang-barang rumah tangga.

Selain itu, Robert dan Tiffany juga memberikan uang sebanyak US$15 ribu (Rp211,07 juta) kepada teman-teman yang membutuhkan.

“ Selama penyelidikan, keduanya mengaku sadar bahwa uang yang disetorkan ke bank bukan milik mereka. Keduanya membeli banyak barang dengan uang ini,” kata polisi Pennsylvania, Aaron Brown.

Didenda

Bank baru menyadari ada kasus salah transfer 2,5 minggu kemudian. Pihak bank menghubungi keluarga William. Tiffany mengkonfirmasi bahwa mereka sadar ada uang salah transfer.

Akan tetapi, uangnya telah dibelanjakan. Dia akan berdiskusi kepada suami tentang cara membayar utangnya.

Setelah beberapa kali komunikasi, Keluarga William berhenti menghubungi bank. Kemudian, polisi turun tangan.

Keluarga William didakwa minggu kemarin dan hadir dalam persidangan. Keduanya harus membayar uang jaminan senilai US$25 ribu (Rp351,71 juta) untuk masing-masing orang. (Uli)

INDOLINEAR.TV