Bangkai Paus Biru Sepanjang 23 Meter Terdampar Di Pantai NTT

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 25 Oktober 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Kupang – Seekor paus biru ditemukan mati dan terdampar di Pantai Nunhila, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa 21 Juli 2020. Bangkai paus itu menjadi menarik perhatian ribuan warga.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT, Timbul Batubara, mengatakan, paus yang terdampar tersebut merupakan paus jenis biru. Saat ditemukan, paus sudah dalam keadaan mati dan mulai membusuk.

” Rencananya besok pagi (hari ini) kita kuburkan bangkai paus itu,” ujar Timbul Batubara, dikutip dari Dream.co.id (23/10/2020).

Bangkai paus itu menjadi tontonan warga sekitar. Para petugas BBKSDA mengerahkan peralatan untuk mengevakuasi bangkai paus ke pesisir pantai. Ada sejumlah luka ditemukan di tubuh bangkai paus nahas ini.

Paus jenis pygmy blue itu terdampar sekitar pukul tiga sore waktu setempat. Warga yang berbondong berlomba-lomba merekam video dan membuat gambar dengan ponsel mereka.

Sekira pukul 17.10 Wita, dua perahu karet milik Pol Air Polda NTT dan Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang melakukan pengukuran panjang hewan mamalia tersebut.

Staf BKKPN Kupang, Ikrima Avicenna, menjelaskan, mamalia laut yang terdampar ini merupakan hewan yang dilindungi. Panjang ikan paus itu lebih kurang 23 meter.

” Ikan ini terdampar dalam keadaan sudah mati. Kematian ikan paus ini diduga karena penyakit. Waktu matinya sekitar tiga sampai empat hari yang lalu,” ungkap Ikrima. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: