Bandara Minangkabau Padang Lumpuh, Ini Penyebabnya

Selasa, 27 Oktober 2015
Info Banten | Uploader Arif
loading...

PADANG – Landasan pacu Bandara Internasional Minangkabau tertutup kabut asap. Akibatnya, aktifitas penerbangan terganggu dan bandara dinyatakan lumpuh.

Jarak pandang di Bandara yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman menurut Manajer Operasional PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Alzog Pendra, hanya 700 meter.

“Syaratnya 900 meter. Di bawah itu, tak bisa untuk landing dan take off,” kata Alzog, Senin (26/10/2015). Hingga saat ini kata dia, ada empat penerbangan yang delay, yakni dua pesawat yang akan terbang dan dua pesawat yang akan mendarat di Bandara Minangkabau.

Informasi yang dihimpun, sejumlah pesawat yang batal mendarat di Bandara Minangkabau dan terpaksa balik ke bandara awal di antaranya pesawat Lion Air 231 dari Medan, Air Asia 403 dari Kuala Lumpur, dan Garuda Indonesia 160 dari Jakarta.

Meskipun tak ada penerbangan, Alzog mengatakan, Bandara Minangkabau akan tetap beroperasi untuk melayani penumpang. Jika jarak pandang sudah mencapai 900 meter, aktivitas penerbangan akan kembali normal.

Sementara itu, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Bandara Internasional Minangkabau, Budi Iman mengatakan kabut asap diperkirakan masih akan tebal. “Cuaca BIM variabel 3 knot, jarak pandang 700 meter, smoke. Bandara close hingga pukul 11.00,” ujarnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca hari ini, kata Budi tak ada potensi turun hujan di daerah Padang Pariaman. “Clear. Tidak ada awan. Hujan hanya berpotensi di Pasaman Barat bagian utara,” katanya.

(ril)