Balita Di Bandung Punya Bola Mata 3 Warna, Begini Penjelasan Dokter

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Selasa, 12 November 2019
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Bandung – Amelia Anggraeni, Balita asal Bandung, Jawa Barat, sempat menjadi sorotan. Putri kecil yang baru berusia 2 tahun 5 bulan memiliki bola mata unik dengan tiga warna.

Secara fisik tidak ada perbedaan antara balita dari pasangan Hendra Kuswandi, 30 tahun dan Reni Nuryanti, 32 tahun ini dengan anak-anak lainnya. Tetapi, warna bola mata milik balita yang tinggal di Kampung Sukamanah II, Kelurahan Waters, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung ini sangat mencolok dan dapat berubah-ubah menjadi coklat, abu-abu dan biru.

Dokter Puskesmas Pasawahan, Meilinda Harahap, menjelaskan keunikan yang dimiliki Amelia dikenal dengan istilah Heterochromia iridis, yaitu perubahan warna bola mata disebabkan kondisi pada bagian iris.

” Dari sisi medis tidak ada kelainan, hanya warna iris matanya saja yang berbeda-beda,” ujar Meilinda, dikutip dari dream.co.id (10/11/2019).

Meilinda menceritakan saat awal kelahiran iris mata Amelia berwarna putih. ” Selang 2-3 bulan kemudian abu-abu lalu biru dan sekarang ada coklat dan hitam,” kata dia.

Tak Ada Efek Samping

Kondisi tersebut sejauh ini tidak menimbulkan efek samping. Menurut dia, Amelia tetap bisa melihat secara normal serta aktivitasnya tidak terganggu.

Selanjutnya, Meilinda menjelaskan perubahan iris mata Amelia terjadi karena faktor melamin. Jika berada di tempat dengan cahaya terang, bola mata Amelia terlihat kebiruan.

Dia pun menyatakan kondisi Amelia tidak sama dengan orang Eropa. Kondisi warna mata biru pada orang Eropa terjadi karena pengaruh iklim dan makanan.

” Mereka (orang Eropa) suka makanan mentah. Kalau untuk Amelia bisa jadi pengaruh makanan dari orangtua sewaktu hamil dulu, cuma pengaruhnya kecil,” kata dia.

Efek Tyndall, Tingkat Cahaya Masuk ke Mata

Sementara, dokter spesialis mata Rumah Sakit Mata Cicendo, Mayasari Wahyu, berpendapat perubahan warna pada bola mata Amelia bisa terjadi karena efek tyndall. Ini terjadi karena adanya sinar masuk ke dalam iris atau selaput pelangi pada mata seseorang dan memantulkan warna.

” Jadi perubahan warna mata tergantung pada tingkat cahaya yang masuk ke dalam iris mata. Sehingga pada jam-jam tertentu warna mata Amelia kerap berubah-ubah.

Faktor lain, kata Maya, disebabkan adanya transiluminasi iris. Kondisi ini sering terjadi pada anak dengan pigmen melamin yang kurang. ” Maka berwarnanya akan transparan,” kata dia. (Uli)

INDOLINEAR.TV