Bagaimana Teknologi Mempengaruhi Kualitas tidur? Berikut Beberapa Faktanya

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Sabtu, 21 Mei 2022

Indolinear.com, Jakarta – Seiring dengan semakin majunya zaman, teknologi juga semakin canggih untuk membantu memudahkan kehidupan manusia. Terutama bagi sektor produksi, dengan adanya teknologi, tidak memerlukan waktu lama untuk membuat sesuatu. Teknologi tidak akan pernah lelah seperti manusia.

Selain dalam bidang produksi, teknologi juga membantu kehidupan manusia dalam hal pendidikan. Khususnya saat pandemi covid-19 dimana sebagian besar sekolah terpaksa untuk dilakukan secara online. Teknologi seperti laptop, smartphone dan komputer diperlukan untuk menunjang aktivitas pembelajaran.Teknologi khususnya gadget dapat membantu seseorang untuk berkomunikasi. Dengan bantuan internet, seseorang dapat berjejaring melalui media sosial dengan mudah. Saat ini, media sosial mempunyai pengaruh yang besar salah satunya pada bidang bisnis. Sebab banyak orang beralih untuk berbisnis secara online karena dapat melakukan promosi dengan mudah untuk menunjang kesuksesan.

Karena sejuta manfaat dari teknologi tersebut, maka tidak jarang jika menemukan seseorang yang kecanduan dengan teknologi. Sebab segala aktivitas mereka berjalan disitu. Khususnya pada anak-anak yang masih sensitif pada teknologi, perlu adanya pendampingan orang tua agar anak tidak kecanduan bermain gadget.

Memandang layar gadget seharian penuh dapat membuat mata kelelahan. Lalu apakah kualitas tidur juga dapat terganggu akibat teknologi? Dilansir dari Merdeka.com (20/05/2022), berikut ini pengaruh teknologi terhadap kualitas tidur:

  1. Cahaya Pada Layar Dapat Meningkatkan Kewaspadaan

Penelitian yang dilakukan menguji dampak kecerahan layar pada gadget seperti tablet dan laptop hingga 5 jam sebelum tidur. Hormon melatonin yang membantu untuk tidur mulai meningkat selama 1,5 jam saat menggunakan teknologi dan orang tersebut akan merasa kurang mengantuk. Hal ini dikarenakan hormon melatonin merespon cahaya dan menganggapnya sebagai siang hari.

Jika dilakukan setiap hari, hal ini akan berarti membuat tubuh untuk menolak atau menunda waktu tidur. Karena layar gadget terdapat blue light yang menyebabkan penekanan melatonin sehingga rasa kantuk akan mudah hilang. Meskipun bermain ponsel di siang hari memberikan manfaat agar dapat terjaga, namun jika di malam hari maka akan mempengaruhi kualitas tidur.

Sehingga ada baiknya untuk menghindari bermain gadget sebelum tidur. Hal tersebut dapat diganti dengan membaca buku, menulis jurnal atau melakukan hobi lain dan menjauhi gadget. Hal ini dapat membuat tubuh rileks sehingga memudahkan untuk tertidur.

  1. Aktivitas Pada Gadget Dapat Membuat Seseorang Kurang Siap Untuk Tidur

Ketika seharusnya tubuh tertidur di malam hari, karena aktivitas gadget tersebut menyebabkan penekanan melatonin. Pada normalnya, hormon melatonin memang dilepaskan oleh tubuh tiap malam agar tubuh dapat rileks sebelum tidur.

Perbandingan telah dilakukan pada seseorang yang membaca buku fisik dengan e-book. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa seseorang yang membaca melalui e-book membutuhkan waktu yang lebih lama untuk tidur dan cenderung memiliki kualitas tidur yang buruk.

Meskipun aktivitasnya sama-sama membaca, tetapi membaca melalui e-book tetap mempengaruhi kualitas tidur karena cahaya yang berasal dari perangkat. Membaca buku fisik merupakan pilihan terbaik untuk membuat tubuh rileks.

  1. Keasyikan Bermain Gadget Dapat Membuat Lupa Waktu

Jenis konten tertentu memiliki dampak yang kuat terhadap kualitas tidur. Sebagai contoh video game membuat seseorang ingin bermain terus sampai menyelesaikan pada level tertentu sehingga membuat banyak orang lupa waktu.

Hal ini menyebabkan pengurangan waktu tidur terutama jika keesokan paginya diharuskan untuk berangkat kerja atau ke sekolah. Video game dapat meningkatkan detak jantung saat bermain sehingga mempengaruhi kualitas tidur.

Tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi banyak membantu kehidupan manusia, namun jika tetap melakukannya di saat jam tidur, maka akan mempengaruhi kualitas tidur yang didapatkan sehingga tidur akan terasa kurang nyenyak dan perasaan mengantuk keesokan paginya. Biasakan untuk tidak bermain gadget sebelum tidur, Anda bisa melakukan aktivitas lain seperti membaca buku fisik, menggambar dan melukis sebelum tidur. (Uli)