Australia Puji Pemerintah Indonesia Tangani Endemi Virus Corona

FOTO: dpr.go.id/indolinear.com
Sabtu, 14 Maret 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pemerintah Australia memuji Pemerintah Indonesia dalam menangani endemi virus Corona (COVID-19). Australia sendiri belum secara masif memerangi virus ini seperti yang dilakukan Indonesia. Pemerintah Australia siap berkeja sama dengan Indonesia dalam memberantas wabah Corona tersebut.

Hal ini dikemukakan Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2020), usai bertemu delegasi Partai Buruh Australia. “Pemerintah Australia mengapresiasi penanganan endemik Corona di Indonesia. Mereka belum melakukan secara masif dan tidak melakukan cek suhu. Pemerintah Australia dengan parlemen siap untuk melakukan koordinasi dalam memberantas epedemi Corona,” jelas Azis, dilansir dari Dpr.go.id (13/03/2020).

Politisi Partai Golkar itu mengimbau Pemerintah Indonesia untuk terus mengambil langkah-langkah strategis dan efisien dalam memerangi wabah Corona yang sudah menyerang masyarakat dunia. Dan Parlemen, kata Azis, siap membantu dan mendukung Pemerintah soal ini. Wabah Corona ini telah melemahkan pula sektor ekonomi nasional. Untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat, maka sektor UMKM perlu diperkuat.

“Langkah dari Parlemen, kita akan memperkuat sektor UMKM. Dengan epidemi Corona ini ekspor impor kita turun. Sekarang bagaimana meningkatkan sektor UMKM agar ini bisa bergerak. Aktivitas ekonomi tidak hanya bersandar pada impor, tapi juga hasil produksi nasional, baik bahan makanan dan bahan pabrik,” kilah legislator asal Lampung tersebut.

Menurutnya, untuk mencegah virus Corona meluas di Tanah Air, maka pintu-pintu masuk ke Indonesia harus diperketat. Bali, Yogyakarta, Batam, dan Jakarta merupakan pintu masuk favorit wisatawan asing. Penetrasi penyebaran virus dari WNA yang terpapar Corona ke dalam negeri sangat terbuka. Untuk itu, alat pemantau suhu harus banyak tersedia. Pemerintah, parlemen, maupun masyarakat harus seirama memerangi Corona.

“Tentu di samping pencegahan, harus juga ditingkatkan kebersihan. Setiap tempat umum di border itu harus tersedia hand sanitizer supaya bisa clean semua,” seru Azis. Ditanya langkah mencegah virus Corona, Azis menjawab, hendaknya masyarakat tidak panik. Kebersihan diri dan lingkungan jadi kunci. Membiasakan cuci tangan dan dan membersihkan lingkungan dari kotoran dan semak harus rutin dilakukan, agar tak ada virus menyerang. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: