Australia Open 2020, Optimisme Dominic Thiem Menghentikan Dominasi Petenis Top

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 8 Januari 2020
loading...

Indolinear.com, Australia – Petenis tunggal putra nomor empat dunia, Dominic Thiem, memiliki keyakinan tinggi pada turnamen grand slam Australia Open 2020 yang akan berlangsung pada 20 Januari hingga 3 Februari.

Petenis asal Austria itu percaya bisa tampil apik dan yakin dominasi ‘The Big Three’ yang terdiri dari Novak Djokovic, Rafael Nadal, dan Roger Federer bisa terpecahkan.

Thiem juga yakin petenis unggulan lainnya seperti Alexander Zverev (Jerman), Daniel Medvedev (Rusia), maupun Stefanos Tsitsipas (Yunani) bisa tampil impresif untuk memecahkan dominasi ‘Tiga Besar’ yang ada. Optimisme Thiem tak lepas dari performa dia dan penantang muda lainnya pada tahun sebelumnya.

Tahun lalu, Thiem sukses naik ke atas podium kampiun Indian Wells Masters setelah mengalahkan Federer pada laga final dengan skor 3-6, 6-3, 7-5. Sementara itu, Daniil Medvedev (Rusia) mampu menjuarai Cincinnati Masters dan Shanghai Masters.

Medvedev juga menjadi runner-up Montreal Masters. Adapun pada ajang ATP Finals 2019, rising star asal Yunani, Stefanos Tsitispas, keluar sebagai jawara. Tsitsipas menjadi kampiun seusai menundukkan Thiem dengan skor 6-7(6-8), 6-2, 7-6(7-4).

“Saya kira, kami sudah banyak menantang mereka (The Big Three). Kami juga mengalahkan mereka khususnya pada level turnamen Master 1000 dan ATP Finals,” kata Thiem yang dikutip dari Kompas.com (07/01/2020).

“Saya kira panggung terakhir yang kami kuasai adalah panggung grand slam, dan saya sungguh menganggap kami semua akan menyaksikan juara baru Grand Slam pada tahun 2020.” “Saya sangat berharap juara baru itu saya, tetapi saya tidak bisa menjamin itu. Ada juga banyak petenis sangat kuat lainnya yang bisa mencapai hal itu,” tutur Thiem lagi.

Saat ini, Dominic Thiem sudah berada di Sydney, Australia, untuk mengikuti salah satu turnamen pembuka pada tahun 2020, ATP Cup. Selain menjuarai Indian Wells Masters tahun lalu, Thiem juga menjadi kampiun pada turnamen di Barcelona, Kizbuhel, Beijing, dan Vienna.

Namun, dia gagal meraih titel pada keempat turnamen Grand Slam sepanjang tahun 2019. Prestasi tertingginya tahun lalu yakni menembus final France Open 2019. Namun, Thiem tak berdaya di hadapan raja tanah liat, Rafael Nadal.

“Saya bahagia sekali betapa permainan saya sudah meningkat, khususnya pada babak terakhir musim 2019,” tutur Thiem. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: