Aturan Baru, Warga Amerika Yang Sudah Divaksin Covid-19 Bisa Bepergian

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Minggu, 4 April 2021
loading...

Indolinear.com, New York – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) telah memperbaharui pedoman virus corona (Covid-19) dan memberikan lampu hijau kepada warga Amerika yang telah divaksinasi untuk bisa bepergian.

Namun mereka harus tetap menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker.

Dikutip dari Tribunnews.com (03/04/2021), pedoman baru ini dikeluarkan pada hari Jumat waktu setempat dan berlaku untuk wisatawan yang melakukan perjalanan di wilayah AS maupun tujuan internasional.

Wisatawan yang telah menerima vaksinasi terakhir selama lebih dari dua minggu sebelum tanggal keberangkatan, tidak perlu menunjukkan hasil tes negatif untuk bisa naik pesawat atau melakukan karantina saat kembali.

Sementara wisatawan internasional masih harus menunjukkan hasil tes negatif jika negara tujuan mereka memberlakukan peraturan tersebut.

CDC terus menekankan aturan bahwa penumpang harus memakai masker dan mempraktikkan jarak sosial selama bepergian.

Ini merupakan nasihat yang agak membingungkan, mengingat organisasi tersebut menyatakan pada awal pekan ini bahwa orang yang divaksinasi dapat berkumpul di dalam ruangan dengan kerabat selama momen libur Paskah tanpa mengenakan masker.

Meskipun pedoman CDC ini tidak wajib dilakukan, namun pedoman tersebut biasanya diikuti oleh lembaga pemerintah dan sektor bisnis.

Saat peluncuran vaksin AS berlanjut, perdebatan terkait pengenalan ‘paspor vaksin’ pun telah mencuat.

Penentang paspor vaksin menganggapnya sebagai pelanggaran kebebasan sipil, sementara para pendukung paspor vaksin menilai langkah ini diperlukan untuk mencegah kembali meningkatnya angka Covid-19.

Presiden AS Joe Biden pun telah menyerahkan pengembangan sistem paspor mereka sendiri kepada perusahaan swasta, namun negara tersebut kemungkinan akan mengatur apapun yang dihasilkan oleh sektor swasta.

Perlu diketahui, lebih dari 50 juta orang Amerika telah divaksinasi secara penuh.

Pedoman terbaru CDC AS ini muncul beberapa hari setelah studi CDC menemukan bahwa vaksin Pfizer dan Moderna mengurangi risiko penularan Covid-19 hingga 90 persen.  (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: