Asteroid Meledak Di Dekat Bumi, Berkekuatan Serupa Bom Atom Nagasaki

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Kamis, 7 Juli 2022

Indolinear.com, Jakarta – Ada satu peristiwa sains besar yang menandai 6 Juni 2002 sebagai hari bersejarah. Fenomena angkasa luar ini terjadi di dekat Bumi. Sebuah asteroid meledak tepat di atas Laut Mediterania Timur, tepatnya di titik 34 derajat Lintang Utara dan 21 derajat Bujur Timur.

Ledakan ini terjadi di atas negara Libya dan Yunani. Daya ledaknya mencapai 26 kiloton, lebih kuat dari bom atom yang dijatuhkan sekutu di Nagasaki, Jepang, pada Perang Dunia II 1945.

Ledakan dahsyat itu berlangsung ketika asteroid yang mendekati Bumi terbakar saat menghantam atmosfer Bumi, yang kemudian membentuk bola api atau juga disebut bolide, dilansir dari Liputan6.com (05/07/2022).

Seperti dimuat Wikiwand, tak ada dampak atas ledakan asteroid berdiameter 10 meter ini, karena peristiwa terjadi di luar Bumi, tepatnya di lapisan teratas atau terluar atmosfer Bumi.

Namun menurut petinggi Angkatan Udara Amerika Serikat, Jenderal Simon Worden, ledakan ini bisa memicu perang nuklir antara India dan Pakistan, sebab saat itu kedua negara tengah bersitegang dan ledakan ini diduga merupakan serangan dari salah satu negara tersebut.

Sebelumnya pernah beberapa kali terjadi peristiwa asteroid meledak. Yang paling terkenal Tunguska pada 30 Juni 1908, di mana asteroid menembus atmosfer Bumi dan jatuh di kawasan Tunguska, Rusia, membuat tanah ratusan hektar rata. Tak diketahui jumlah korban jiwa saat itu.

Untuk mengantisipasi ancaman asteroid mendekat atau jatuh ke Bumi, ilmuwan Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty Organization menciptakan alat pendeteksi infrasound dan teknologi satelit, sehingga potensi jatuhnya korban jiwa bisa diminimalisir. (Uli)

loading...