ASN Bekasi Bisa WFH Jika Memenuhi Tiga Syarat Ini

FOTO: ayobandung.com/indolinear.com
Rabu, 29 Juli 2020
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengeluarkan kebijakan baru terkait aturan sistem kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Sistem dan jam kerja tersebut mengacu pada Adaptasi Tatanan Baru (ATB) yang berpegang pada protokol kesehatan ketat. Dalam Surat Edaran Nomor 800/4653/BKKPD/PKA disebutkan salah satunya mengenai proporsi ASN yang boleh bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

“Jadi dari jumlah aparatur di setiap dinas sebanyak 60 % berada tetap di kantor dan mengikuti peraturan setiap harinya untuk melaksanakan tugas,” kata Rahmat dalam keterangannya, dilansir dari Ayobandung.com (28/07/2020).

“Kemudian sebanyak 40% dari jumlah aparatur melaksanakan pembinaan penanganan Covid-19, zero criminal dan Ketahanan pangan di wilayah terdekat masing-masing Kecamatan yang disinggahi,” lanjutnya.

Adapun kebijakan WFH hanya diperuntukkan bagi pegawai yang memiliki kriteria yakni mempunyai riwayat penyakit menahun, atau dalam kondisi hamil, atau kondisi kesehatan pegawai dengan status pengawasan.

“Walaupun WFH tetap melaporkan kegiatan kedinasan di rumah yang dilaporkan setiap hari Jumat ke Sekretaris Daerah Kota Bekasi,” ujarnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: