Asap Makin Ganggu Pernafasan, Menteri Puan Tebar Puluhan Ton Obat

Sabtu, 24 Oktober 2015
Jakarta | Uploader Arif
loading...

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengatakan telah mengirim obat-obatan berton-ton, masker‎ dan lainnya ke lima daerah yang terkena Inspeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

“Sudah mengirim bantuan sebagai antisipasi dan mobilisasi yang berkaitan dengan kesehatan seperti 33,8 ton obat ke berbagai provinsi,” kata Puan kepada wartawan usai mengikuti rapat terbatas, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (23/10/2015).

Untuk Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU), Puan mengaku bahwa bagi masyarakat yang masih tinggal di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah mencapai 300 ugr/m3 yang sudah masuk kategori berbahaya.

“Jadi sudah dilakukan darurat ISPU selama 24 jam, dimana semua provinsi harus memberikan perhatian dan memberikan pemberitahuan kepada masyarakat di walayah yang terkena dampak asap,” jelas politisi PDI-Perjuangan itu.

Puan juga mengatakan anak sekolah seperti PAUD, SD, SMP yang terganggu kegiatan belajar mengajarnya (KBM) akibat bencana kabut asap harus dipersiapkan kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud).

“Ini yang harus dipersiapkan karena mereka jadi tidak bisa ke sekolah tapi mereka tetap harus mendapatkan pendidikan. Kemudian bagaimana mereka tidak tertinggal pendidkannya dan tanpa melupakan target kurikulumnya,” papar Puan.

Untuk Kementerian Sosial (Kemnsos), Puan meminta segera mengantisipasi tempat pengungsi atau prioritas tempat mengungsikan anak-anak bayi dan ibu karena sudah berbahaya.

“Memang kami sudah menentukan tempat-tempat shelter dan koordinasi antar kementerian untuk mencari tempat-tempat sterilisasi udara di sekolah bahkan di wilayah shelter yang sudah di tentukan di 5 provinsi tersebut,” terang Puan.

(hyt/jpg/pojoksatu/zul)

Sumber Pojoksatu.id