Asal Mula Hari Persahabatan Dunia Tiap 30 Juli Hingga Diresmikan

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 1 Agustus 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kini, #FriendshipDay di media sosial tengah ramai diperbincangkan. Hal itu terjadi lantaran tiap 30 Juli adalah Hari Persahabatan Dunia yang telah diresmikan PBB sejak 27 April 2011.

Meski demikian, perayaan Hari Persahabatan terjadi pada tanggal yang berbeda di tiap-tiap negara. Seperti India yang merayakannya pada minggu pertama Agustus, lalu Berlin, Ohio yang jatuh pada 8 April setiap tahun.

Munculnya perayaan ini pun ternyata memiliki latar belakang yang bermula dari seseorang yang hanya ingin mempromosikan produk kartu perusahannya.

Pada 1930 seorang pendiri perusahaan produksi kartu di Amerika bernama Hallmark Cards melakukan promosi untuk penjualan kartunya.

Joyce Hall menginginkan adanya hari untuk membuat momen liburan yang dapat dimanfaatkan masyarakat di negaranya. Dengan begitu mereka merayakannya dengan memberikan sebuah kartu ucapan.

Hallmark Cards adalah perusahaan pembuatan kartu ucapan dengan berbagai keperluan terbesar di Amerika yang berdiri sejak 1910. Pada saat itu tidak ada perusahaan di luar Amerika yang kuat untuk menjadi pesaingnya.

Bermula dari Halmark berjualan sejumlah kartu ucapan selamat di dalam kotak sepatu di Norfolk, Nebraska, Amerika Serikat. Ia memulainya dengan membuat program pesanan melalui pos, kartu pos bergambar lalu mengirimnya beserta bayarannya.

Pada 1915 menjadi tahun kejayaan Hall lantaran ia berhasil membuat percetakan sendiri untuk kartu-kartunya. Hingga pada 1923, ia dan 120 karyawannya pindah pabrik ke Kansas City, dilansir dari Liputan6.com (30/07/2020).

Tak disangka, aksi yang dilakukan Hall dengan ide bisnisnya disukai dan dijalankan banyak orang. Akhirnya selain Hari Persahabatan, kini kartu ucapan telah digunakan masyarakat untuk merayakan hari besar lainnnya.

Diresmikan oleh PBB

Majelis Umum PBB telah Hari Persahabatan Nasional pada 30 Juli sejak 27 April 2011. Ini merupakan sebuah inisiatif UNESCO yang membuat proposal dan diberikan ke PBB pada 1997.

Mereka memiliki definisi Culture of Peace sebagai seperangkat nilai-nilai, sikap dan perilaku menolak kekerasan dan berusaha untuk mencegah konfilik antarsesama. Selain itu, persahabatan antarmasyarakat, negara, dan budaya juga menjadi gagasan terbentuknya Hari Persahabatan Nasional.

Untuk itu, PBB berinisiatif merayakan peringatan ini dan mendorong tiap organisasi, pemerintah, kelompok untuk berinisiatif berkontribusi meningkatkan solidaritas bersama. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: