Asal Mula Amerika Serikat dijuluki Negeri Paman Sam

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Kamis, 7 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, New York – Tepatnya pada tanggal ini di tahun 1813, Amerika Serikat mendapat julukan Paman Sam. Nama ini terkait dengan Samuel Wilson, seorang pengepak daging asal Troy, New York, yang memasok daging sapi ke Angkatan Darat AS selama Perang 1812.

Samuel mencap barel dengan “AS” untuk Amerika Serikat, lalu tentara mulai menyebutnya sebagai “Paman Sam”.

Dikutip dari Liputan6.com (05/10/2021), namanya menjadi terkenal setelah surat kabar lokal mengangkat cerita itu, akhirnya julukan Paman Sam dipersonifikasi oleh pemerintah federal AS.

Figur Paman Sam terus Dikembangkan

Pada akhir 1860-an dan 1870-an, kartunis politik Thomas Nast mulai mempopulerkan gambar Paman Sam. Thomas terus mengembangkan figur Sam, lalu memberi Sam janggut putih dan setelan bintang dan garis yang dikaitkan dengan karakter saat ini.

Thomas, pria kelahiran Jerman ini juga dikreditkan dengan menciptakan figur modern Santa Claus, diikuti dengan gambar keledai sebagai simbol untuk Partai Demokrat dan gajah sebagai simbol untuk Partai Republik.

Selain Thomas, gambar Paman Sam yang paling terkenal diciptakan oleh seniman James Montgomery Flagg.

Dalam versi Flagg, Paman Sam mengenakan topi tinggi dan jaket biru dan menunjuk lurus ke depan ke arah penonton. Selama Perang Dunia I, potret Sam dengan tulisan “I Want You For The US Army” ini digunakan sebagai poster perekrutan.

Gambar yang menjadi sangat populer ini pertama kali digunakan di sampul Leslie’s Weekly pada Juli 1916 dengan judul What Are You Doing for Preparedness?. Poster tersebut didistribusikan secara luas dan kemudian digunakan kembali berkali-kali dengan keterangan yang berbeda.

Pada September 1961, Kongres AS mengakui Samuel Wilson sebagai leluhur simbol nasional Amerika Paman Sam.

Samuel meninggal pada usia 87 tahun 1854, dan dimakamkan di sebelah istrinya Betsey Mann di Pemakaman Oakwood di Troy, New York, kota yang menyebut dirinya “Rumah Paman Sam.” (Uli)