App Store Menjaring Pemasukan Dua Kali Lebih Banyak Ketimbang Play Store

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 16 Oktober 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Selama kuartal ketiga tahun 2020, penginstalan aplikasi di seluruh dunia dari Google Play Store dan App Store mencapai 36,5 miliar aplikasi. Ini adalah sebuah kenaikan besar yakni 23,3 persen, naik dari 29,6 miliar tahun lalu.

Menurut perusahaan analisis aplikasi Sensor Tower yang dikutip Phone Arena, pandemi Covid-19 adalah alasan mengapa lonjakan instalasi, serta pemasukan dari dua toko aplikasi tersebut meningkat tajam.

Meski soal penguasaan pasar Play Store lebih mendominasi dengan 85 persen pengguna smartphone adalah Android user, ternyata pengguna iOS lebih hobi habiskan uang di App Store. Pasalnya App Store menjaring pemasukan 19 miliar Dollar di kuartal ketiga 2020. Ini naik 31 persen dari tahun lalu.

Sementara di Android, Play Store hanya menjaring 10,3 miliar Dollar di kuartal ketiga, meski ini juga mendapat kenaikan signifikan 33 persen dari tahun lalu.

Soal aplikasi terlaris, TikTok adalah aplikasi non-game terlaris di App Store dan memberi kontribusi besar di pendapatan. Di Play Store, TikTok juga jadi unduhan tertinggi, namun pemasukan terbesar datang dari aplikasi Google One, aplikasi pengelolaan storage cloud Google.

Deretan aplikasi yang punya paling banyak unduhan juga adalah deretan produk Facebook, mulai dari Facebook sendiri, WhatsApp, Instagram, dan Messenger, yang kesemuanya ada di sepuluh besar.

Soal gim, gabungan gim penghasil pendapatan besar untuk kedua platform ini adalah Honor of Kings, PUBG Mobile, Pokemon GO, Roblox, dan Coin Master. Soal unduhan, gim paling populer adalah Among Us, Scribble Rider, Talking Tom Friends, Subway Surfers, dan Garena Free Fire, dilansir dari Merdeka.com (15/10/2020).

Sumbangsih Gim di App Store

Apple membukukan pendapatan sebesar USD 22,2 miliar atau setara dengan Rp 326,4 triliun di semester pertama 2020. Pendapatan itu diraih dari aplikasi-aplikasi gim yang ada di App Store.

Pendapatan Apple itu merepresentasikan pertumbuhan hampir 23 persen YoY. Berdasarkan laporan tersebut, jumlahnya naik dari USD 18,1 miliar, atau sekira Rp 266 triliun pada semester pertama 2019.

Selama April hingga Juni 2020, Apple menghasilkan pendapatan USD 11,6 miliar atau sekira Rp 170,4 triliun dari aplikasi gim, sedangkan Play Store milik Google membukukan USD 7,7 miliar, atau berkisar Rp 113 triliun.

Secara keseluruhan, Apple menghasilkan 52 persen pendapatan lebih banyak dari gim mobile pada semester pertama 2020 dibandingkan Google. Play Store menghasilkan pendapatan sebesar USD 14,6 miliar atau sekiara Rp 214,5 triliun dari gim mobile.

Meski begitu, Google tetap mampu melampaui Apple dalam hal jumlah unduhan gim mobile, yaitu 22,8 miliar. Sementara App Store 5,7 miliar. Data dari Sensor Tower dan Statista ini menunjukkan peningkatan engagement pengguna selama pandemi Covid-19. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: