Aplikasi WhatsApp Akan Segera Menghadirkan Biometrikasi Pemindai Wajah

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Kamis, 26 November 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sebagai aplikasi perpesanan paling populer saat ini, WhatsApp berkomitmen untuk meningkatkan keamanan aplikasinya di berbagai perangkat.

Kali ini, aplikasi chatting milik Facebook itu disebut memiliki rencana untuk menghadirkan fitur pengenalan wajah di perangkat Android.

Informasi ini pertama kali diketahui dari laporan WABetaInfo beberapa waktu lalu. Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia di iOS dengan memanfaatkan kemampuan Face ID.

Dikutip dari Merdeka.com (25/11/2020), setelah fitur ini hadir, kemampuan fingerprint lock yang ada di Android saat ini akan berganti nama menjadi biometric lock.

Namun berdasarkan laporan, fitur ini hanya akan mendukung perangkat dengan sensor yang memadai. Karenanya, ada kemungkinan tidak seluruh pengguna WhatsApp di Android dapat memanfaatkanya.

Fitur ini sendiri baru saja didaftarkan untuk Google Play Beta Program. Karenanya, untuk sekarang belum dapat dipastikan kapan fitur ini akan hadir untuk pengguna.

Sebelumnya, WhatsApp juga diketahui akan menghadirkan dukungan pemindaian sidik jari saat akan memulai sesi di versi Web. Bahkan, perusahaan sudah menyiapkan tim khusus untuk mengembangkan fitur ini.

“Salah satu caranya dilakukan dengan membuka WhatsApp di smartphone dan memindai sidik jarinya di situ untuk memulai sesi web di PC mereka,” tulis laporan tersebut.

Daftar Masalah Keamanan di WhatsApp

Di sisi lain, Facebook akan meluncurkan laman situs web baru. Rencananya situs web ini akan diisi dengan seluruh kerentanan dan masalah keamanan pada WhatsApp yang telah diidentifikasi dan ditambal.

Selanjutnya, Facebook akan menerbitkan catatan tentang WhatsApp di iOS dan di halaman Google Play Store secara teratur. Kendati demikian, catatan ini tidak membahas secara detail tentang bug keamanan yang sudah ditambal.

Sebagian besar hanya dijelaskan sebagai “perbaikan keamanan”. Facebook mengaku tak bisa menyampaikan detail bug keamanan karena kebijakan dan praktik dari toko aplikasi Apple dan Google.

Facebook berharap, laman web baru ini bisa efektif menjadi catatan yang berguna untuk memberi informasi terkait perbaikan keamanan di platformnya.

Detail yang akan ditampilan di laman peringatan keamanan WhatsApp ini akan menyertakan deskripsi singkat mengenai bug tersebut dan pengenal Kerentanan Umum dan Eksposur (CVE), jika memungkinkan.

Nomor CVE ditujukan untuk peneliti keamanan yang ingin melacak bug, kemungkinan eksploitasi di dunia nyata, atau untuk perusahaan keamanan yang ingin mengeluarkan peringatan keamanan kepada pelanggan mereka. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:
loading...