Antisipasi Eksodus PSK Eks Kalijodo, Satpol PP Gencarkan Razia

Jumat, 19 Februari 2016
loading...

Indolinear.com, Tangsel — Penertiban pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi di Kalijodo Jakarta Utara langsung diantisipasi oleh Pemkot Tangsel. Maklum, bukan tidak mungkin para PSK itu akan eksodus ke sejumlah daerah, termasuk ke Kota Tangsel.

Kabid Ketertiban Protokoler dan Hiburan Satpol PP Tangsel Oki Rudianto mengatakan, kekhawatiran eksodus para eks PSK Kalijodo ke Kota Tangsel sangat dimungkinan karena jarak dari Kalijodo ke Tangsel tidak terlalu jauh.

“Jangankan dari Kalijodo, dulu yang dari Dolly Surabaya juga ada yang lari ke Tangsel. Tapi kami belum bisa memprediksi, namun kemungkinan itu tetap besar,” kata Oki.

Menurut Oki, meski eksodus mantan PSK Dolly Surabaya tidak diketahui jumlah pastinya, namun berdasarkan penelurusan di lapangan, mereka ada yang “membuka prakteknya” di Tangsel dengan cara sembunyi-sembunyi.

Mengantisipasi eksodus para PSK Kalijodo ini, Oki mengaku Satpol PP Tangsel akan meningkatkan razia di tempat-tempat yang sudah ditengarai menjadi sarang PSK beroperasi.“Kami sendiri tidak mengetahui apakah mereka berpindah-pindah atau tidak. Tapi secara fakta ketika satu tempat sepi, di tempat yang lain ramai,” bebernya.

Oki meminta Pemprov DKI Jakarta agar memberikan solusi yang tepat untuk penertiban lokalisasi Kalijodo. Jika hanya dibongkar atau dipindahkan saja, maka dampaknya kawasan perbatasan yang akan menjadi tujuan mereka, termasuk Tangsel.

“Bahkan jika mereka dikembalikan ke kampung halaman, dijamin pasti tidak pernah mau. Jadi menurut saya harus dibina secara serius untuk beralih profesi,” paparnya.

Diterangkan Oki, kawasan esek-esek di Tangsel yang masih ramai terdapat di wilayah Pondok Kacang Barat. Sayangnya, jelas Oki,  warga setempat tidak ada yang memprotes keberadaan mereka. “Yang jadi persoalan warga Pondok Kacang Barat tidak ada yang mengeluhkan keberadaan mereka. Jika ada yang merasa tidak nyaman, maka ini menjadi landasan untuk bergerak cepat,” paparnya.

Adapun tempat yang lain masih beroperasi seperti di Pondok Kelapa, Alang-alang dan Hamka di bilangan Setu yang sebelumnya dibongkar kini kembali beroperasi lagi. Pol PP juga mencurigai kegiatan prostitusi di kos-kosan dan kontrakan.

“Hamka informasinya beroperasi lagi, tapi kami memang belum mengecek ke lokasi itu. Kami juga meghendus keberadaan kos-kosan karena bisa saja mereka melakukan itu dengan cara rapi,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial Tenagakerja dan Transmigarasi (Dinsosnakertrans) Tangsel Purnama Wijaya memastikan besar kemungkinan para PSK eks Kalijodo itu akan bergeser ke Tangsel. itu sudah pasti kerena biasanya sesama pelaku memiliki jaringan luas.

“Kemungkinan pasti mereka lari ke Tangsel. Yang penting kita merapatkan barisan dengan Pol PP untuk antisipasi masalah tersebut,” pungkasnya. (sophie)

 

 

loading...