loading...

Angkatan Udara AS Tutup Kasus Temuan UFO Di Roswell

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 25 Juli 2020

Indolinear.com, Jakarta – Pada 24 Juni 1997, para pejabat Angkatan Udara AS merilis laporan setebal 231 halaman yang menolak klaim lama tentang kecelakaan pesawat ruang angkasa alien di Roswell, New Mexico hampir tepat 50 tahun sebelumnya.

Minat publik terhadap UFO mulai berkembang pada tahun 1940-an, ketika perkembangan dalam perjalanan ruang angkasa dan awal era atom menyebabkan banyak orang Amerika mengalihkan perhatian mereka kepada fenomena langit.

Kota Roswell, yang terletak di dekat Sungai Pecos di tenggara New Mexico, menjadi magnet bagi orang-orang yang mempercayai keberadaan UFO karena peristiwa aneh pada awal Juli 1947, ketika seorang pemilik peternakan bernama WW Brazel menemukan benda aneh mengkilap yang tersebar di sebagian tanahnya.

Dia menyerahkan materi itu kepada seorang sheriff, yang kemudian menyerahkannya lagi kepada pihak berwenang di pangkalan Angkatan Udara di dekatnya.

Pada 8 Juli, para pejabat Angkatan Udara mengumumkan bahwa mereka telah menemukan puing-puing “piringan terbang”.

Atas kejadian tersebut, sebuah surat kabar lokal menempatkan cerita itu di halaman depan, dan secara tidak langsung meluncurkan Roswell menjadi sorotan daya tarik publik terkait UFO, dilansir dari Liputan6.com (23/07/2020).

Klarifikasi Pihak Angkatan Udara AS

Pihak Angkatan Udara AS pun segera memberi klarifikasi terkait hal tersebut, dengan mengatakan bahwa puing-puing itu hanyalah balon angkasa yang jatuh.

Selain dari orang-orang yang meyakini UFO atau biasa dikenal sebagai “ufologis”, kepentingan publik dalam apa yang disebut “Insiden Roswell” memudar hingga akhir 1970-an, ketika muncul klaim bahwa militer telah menemukan kisah balon tersebut sebagai penutup.

Orang-orang yang percaya dalam teori ini berpendapat bahwa para pejabat sebenarnya telah mengambil beberapa benda asing dari pesawat ruang angkasa yang jatuh, yang sekarang disimpan di instalasi Area 51 yang misterius di Nevada.

Berusaha untuk menghilangkan kecurigaan ini, Angkatan Udara mengeluarkan laporan setebal 1.000 halaman pada tahun 1994 yang menyatakan bahwa benda yang jatuh itu sebenarnya adalah balon dari ketinggian yang diluncurkan dari lokasi uji coba rudal terdekat sebagai bagian dari percobaan rahasia yang bertujuan memantau atmosfer guna mendeteksi tes nuklir Soviet.

Pada 24 Juli 1997, hampir seminggu sebelum perayaan ulang tahun ke-50 dari insiden itu, Angkatan Udara AS kembali merilis laporan lain tentang masalah kontroversial itu.

Berjudul “Laporan Roswell, Kasus Ditutup”, dokumen tersebut menyatakan dengan pasti tidak ada bukti bahwa segala bentuk kehidupan ditemukan di daerah Roswell sehubungan dengan penampakan UFO yang dilaporkan. Selain itu, laporan tersebut juga menyatakan bahwa jasad yang ditemukan bukanlah alien melainkan boneka yang digunakan dalam tes parasut yang dilakukan di wilayah tersebut.

Para ufologis, atau mereka yang meyakini UFO sepenuhnya merasa kecewa bahkan marah lantaran laporan tersebut dinilai tidak konsisten.

Dengan teori konspirasi masih hidup di Internet, Roswell terus berkembang sebagai tujuan wisata bagi para penggemar UFO. Bahkan, daerah tersebut menjadi tuan rumah tahunan untuk acara UFO Encounter Festival setiap bulan Juli dan menyambut pengunjung sepanjang tahun ke Museum UFO Internasional dan Pusat Penelitian. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: