Angka 13 Dianggap Sial, Ada Empat Teori Yang Menjadi Alasannya

FOTO: detik.com/indolinear.com
Selasa, 26 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Angka 13 sering kali dianggap sebagai angka sial. Jarang ditemui gedung yang memiliki lantai bernomor 13 dan memilih menggantinya dengan 12A atau angka lainnya.

Selain itu banyak pula pasangan calon pengantin yang menghindari menikah di tanggal 13, karena takut pernikahan mereka menjadi sial. Tapi benarkah 13 adalah angka sial, dan kenapa banyak orang takut dengan dua angka tersebut?

Ketakutan terhadap angka 13 sebagai angka sial dikenal dengan istilah triskaidekaphobia. Meskipun terbilang jarang, ada sekitar 9 sampai 10 persen orang di Amerika yang mengalami kondisi ini.

Banyak faktor yang membuat orang takut dengan angka 13. Ada yang berkaitan dengan agama hingga karena cerita-cerita mitologi. Berikut ini beberapa teori yang membuat orang takut angka 13.

  1. Judas di Perjamuan Terakhir

Dilansir dari Detik.com (25/10/2021), teori paling populer sampai saat ini berkaitan dengan kisah Perjamuan Terakhir. Dikisahkan bahwa ada 13 orang hadir dalam Perjamuan Terakhir, dan orang ke-13 yang datang adalah Judas Iscariot. Judas merupakan salah satu murid Yesus Kristus yang dianggap telah mengkihanatinya dengan imbalan 30 keping perak.

  1. Cerita Mitologi

Menurut cerita mitologi Nordik, 12 dewa sedang makan dengan tenang sampai Loki, dewa tipu muslihat muncul. Setelah tamu ke-13 itu datang, terjadilah kekacauan dan pembantaian besar-besaran.

  1. Pembunuhan Ratusan Ksatria

Pada 1307, terjadi penangkapan dan pembunuhan terhadap ratusan Ksatria Templar di Prancis. Peristiwa berdarah itu terjadi Hari Jumat, 13 Oktober. Oleh karena itulah, hingga saat ini Jumat tanggal 13 dianggap sebagai hari keramat. Bahkan sampai dibuat judul film ‘Friday The 13th’.

  1. Angka Janggal

Secara ilmiah, 13 sebenarnya hanyalah angka pada umumnya. Hanya saja karena berdekatan dengan angka 12 maka keberadaan angka 13 menjadi janggal. Setidaknya begitu menurut para ilmuwan dan ahli matematika.

Dalam berbagai budaya kuno, 12 dianggap sebagai angka yang sempurna. Dalam satu tahun ada 12 bulan; 12 Zodiak; 12 Shio; 12 angka dalam penghitungan jam.

Sebagai angka yang muncul setelah ‘angka’ sempurna, maka jadilah 13 sebagai angka yang ‘cacat’ dan janggal. Membuat masyarakat kuno sering mengaitkannya dengan peristiwa-peristiwa mengerikan. (Uli)