Anggota Tim Nasional Sepak Bola Zambia Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 29 April 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Seluruh anggota tim sepak bola nasional Zambia (18 orang) yang berada di pesawat DHC-5 Buffalo meninggal dalam kecelakaan pesawat pada malam hari 27 April 1993.

Tim sepak bola nasional Zambia ini akan berangkat ke Dakar, tetapi pesawat yang membawanya jatuh di Samudra Atlantik.

Sebelumnya, mereka dijadwalkan melawan Senegal dalam laga kualifikasi FIFA World Cup.

Penyebab kecelakaan DHC-5 Buffalo diperkirakan adalah masalah mesin dan kesalahan pilot, dilansir dari Tribunnews.com (27/04/2020).

Sekilas DHC-5 Buffalo

De Havilland Canada DHC-5D Buffalo memiliki nomor registrasi AF-319.

DHC-5 Buffalo memmpunyai C/n / msn 69 dan diperasikan oleh Zambian Air Force.

Pesawat ini terbang perdana tahun 1975 dan melayani International Non Scheduled Passenger.

Sebelum mengalami kecelakaan, DHC-5 Buffalo lepas landas dari Libreville Airport (LBV/FOOL), Gabon menuju Abidjan-Felix Houphouet Boigny Airport (ABJ/DIAP), Cote d’Ivoire.

Kronologi

Pergi ke luar untuk laga tandang adalah sesuatu yang sulit bagi tim sepak bola nasional Zambia.

Mereka kekuarangan dana untuk menyewa pesawat atau bahkan untuk membayar kursi pesawat.

Pada akhirnya mereka lebih sering menyewa jet pada Zambian Air Force.

Di FIFA World Cup Qualifier 1994, World Cup, Zambia memenangan dua pertandingan pertama dalam fase kualifikasi pertama.

Mereka kemudian bertanding ke Madagaskar, tetapi kalah.

Pada laga selanjutnya, tim nasional sepak bola Zambia akan menghadapi Senegal di Dakar.

Sebuah pesawat DHC-5D Buffalo kemudian dipersiapkan untuk memberangkatkan mereka.

Ada 25 penumpang dan lima kru, 18 di antaranya adalah anggota tim sepak bola.

Pesawat tersebut sebelumnya tidak digunakan selama lima bulan, dari akhir tahun 1992 sampai April 1993.

Tes terbang kemudian dilakukan pada 22 April dan 26 April.

Sebelum keberangkatan ke Senegal, pengecekan menemukan sejumlah kecacatan pada mesin.

Kecacatan tersebut adalah partikel karbon di filter oli, kabel yang tidak terhubung, dan jejak pemanasan.

Namun, penerbangan tetap dilakukan sesuai jadwal.

Pesawat Buffalo direncanakan berangkat dari Libreville Airport (LBV/FOOL) menuju Dakar, dengan pemberhentian di Brazzaville, Libreville, dan Abidjan.

Pesawat lepas landas pukul 22.44, sudah telat satu jam 45 menit.

Namun, ketika pesawat keluar menuju laut dan kehilangan ketinggian dan jatuh 500 meter dari lepas pantai.

Penyelidikan

Semua yang di atas pesawat, 25 penumpang dan lima kru, tewas dalam kecelakaan ini.

Sebuah penyelidikan kemudian digelar oleh Kementerian Pertahanan Gabon.

Setelah penyelidikan dilakukan, diduga pilot mematikan mesin di sebelah kanan dan menyebabkan pesawat kehilangan daya.

Laporan yang dikeluarkan pada November 2003 juga menyatakan bawah pilot dalam kondisi lelah.

Pilot itu baru saja terbang kembali dari Mauritius sehari sebelumnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: