Aneka Rekreasi Pebulu Tangkis Tanah Air Menjelang Indonesia Open 2019

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Selasa, 16 Juli 2019

Indolinear.com, Jakarta – Untuk menghilangkan kepenatan rutinitas latihan, para pebulu tangkis Indonesia mendapatkan kesempatan dari PP PBSI untuk melakukan penyegaran di lokasi yang lain dari biasanya.

Jika biasanya hanya berlatih di pemusatan latihan nasional (pelatnas) PP PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, para pemain kini berkesempatan untuk melakukan rekreasi. Misalnya, sektor tunggal putra memutuskan untuk latihan bersama di Bali sambil menikmati suasana di sana.

Demikian pula dengan sektor ganda putra yang bermaterikan pemain-pemain seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo, Fajar Alfian, dan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira. Untuk mencari suasana baru, tim asuhan Herry Iman Pierngadi itu memutuskan untuk berlatih di Solo, Jawa Tengah.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, aktivitas latihan dan rekreasi di luar pelatnas memang sengaja dilakukan sebagai program.

“Jadi itu memang salah satu program dari pelatih juga. Ada jeda waktu 1 bulan jelang Indonesia Open 2019, jadi mereka latihan dikombinasikan dengan rekreasi,” ujar Susy dilansir dari Kompas.com (15/07/2019).

“Tetapi rekreasi yang dilakukan tidak mengurangi jadwal atau porsi latihan mereka. Misalnya, ketika latihan fisik, biasanya di lapangan pelatnas, sekarang di pantai. Mungkin itu saja perbedaannya,” ucap Susy.

Program latihan di kawasan wisata dinilai Susy dapat mengatasi kebosanan, dan atlet diyakini akan merasa lebih rileks. Susy pun menyatakan bahwa PP PBSI memberikan kebebasan kepada setiap sektor untuk melakukan latihan dan rekreasi di manapun.

Namun, syarat utamanya para pemain bisa menjaga kondisi mereka agar tetap sehat dan tidak cedera. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengakui bahwa setelah berlatih di Bali, pikirannya menjadi lebih segar.

Jojo, sapaan akrab Jonatan, mengungkapkan bahwa keputusan sektor tunggal putra latihan di Bali terjadi secara mendadak.

“Awalnya Chico (Aura Dwi Wardoyo) ulang tahun, lalu kami bilang ayo makan-makan. Kemudian pelatih (Hendry Saputra Ho) bilang, ke Bali saja. Kami kira bercanda, ternyata serius,” ucap Jojo.

“Banyak kegiatan yang kami lakukan bersama-sama seperti makan bareng, jalan bareng, main paint ball, berenang di pantai dan di water boom. Kami juga tetap latihan selama di Bali.” Lain halnya dengan ganda campuran.

Pada akhir Juni lalu, mereka memilih untuk berenang di lokasi yang tak terlalu jauh dari pelatnas. Sektor asuhan Richard Mainaky itu memutuskan untuk berenang di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Renang memang sudah biasa dilakukan oleh para atlet ganda campuran, terutama pada hari Jumat.

“Manfaatnya banyak sekali, di antaranya recovery dan karena tempat renangnya beda, bisa untuk refreshing juga,” kata Felix Ary Bayu Marta selaku pelatih fisik ganda campuran. “Jadi, ini seperti latihan sprint yang pindah dari trek lari ke kolam renang, tetapi impact atau benturannya lebih kecil dibanding lari.” (Uli)

INDOLINEAR.TV