Andy Murray Meraih Kemenangan Tunggal Pertama Di Rafa Nadal Open

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Jumat, 11 Oktober 2019

Indolinear.com, Jakarta –  Petenis Britania Raya, Andy Murray, membuka peluang untuk kembali tampil di Australian Open 2020. Murray sempat memutuskan pensiun dari tenis setelah tersingkir di Australian Open 2019, Januari lalu.

Petenis 32 tahun itu memilih gantung raket karena menderita cedera pinggang yang menggagunya selama beberapa tahun terakhir. Seusai memutuskan pensiun, Murray lalu menjalani operasi untuk menyembuhkan cederanya, dilansir dari Kompas.com (10/10/2019).

Setelah pulih, petenis peraih tiga gelar grand slam itu pun akhirnya memutuskan kembali ke lapangan tenis. Turnamen Queen’s Club yang digelar pada Juni 2019 menjadi ajang tenis pertama yang diikuti Murray pasca-comeback dari cedera.

Namun, Murray hanya turun di nomor ganda putra bersama Feliciano Lopez. Selain itu, Murray juga sempat berpartisipasi di Grand Slam Wimbledon 2019. Dia turun di nomor ganda putra dan campuran.

Pada nomor ganda campuran, dia berpasangan dengan Serena Williams dan mencapai perempat final. Murray akhirnya turun kembali pada nomor tunggal putra pada Cincinnati Masters 2019, Agustus lalu, serta ikut serta pada China Open 2019.

Namun, saat itu, Murray langsung tersingkir di babak pertama karena kalah dari Richard Garquet. Mantan petenis nomor satu dunia itu sempat memutuskan gantung raket seusai tersingkir di Australia Open 2019, Januari lalu.

pada Wimbledon 2019 Cedera pinggul yang menderanya menjadi alasan Murray untuk pensiun dini. Setelah menjalani operasi pinggul dan melalui masa pemulihan cederanya, Murray akhirnya memberanikan diri kembali ke lapangan tenis.

Dia memulai comeback-nya dengan mengikuti Queen’s Club Championship, Juni 2019 lalu. Saat itu, dia bertanding untuk nomor ganda putra bersama Feliciano Lopez. (Uli)