Anak SMK Tangsel Dikenalkan Seni Hipnotisme Jauhi Narkoba

sophie/indolinear.com
Minggu, 5 November 2017
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Pelajar SMK Muhamadiyah 2 Tangsel, Setu, dikenalkan seni Hipnotisme guna jauhi narkoba. Salah satu metode psikologi terapan tersebut diperkenalkan dalam rangkaian Ikrar Mental Handal Anti Penyalahgunaan Narkoba, Sabtu, (4/11/17).

Kegiatan ini sendiri merupakan kerjasama Forum Wanita Nasional Indonesia (Forwani) dengan Yayasan Panca Aji Pamungkas dan Dinas Pendidikan Kota Tangsel. Dalam kegiatan ini secara psikologis, siswa SMK Muhammadiyah 2 Tangsel diberikan wejangan dan seni hipnotisme agar tidak menggunakan narkoba.

“Seni hipnotisme merupakan terapi alami. Kami harapkan siswa bisa sadar dan takut untuk menggunakan narkoba dalam pikirannya,” ungkap Elsye Martinely, Ketua Forwani Tangsel.

Kegiatan ini terang Elsye merupakan salah satu visi dan misi dari Forwani. Yakni, mensosialisasikan agar warga menjauhi narkoba. Kedepannya, Forwani kata Elsye akan terus menggelar kegiatan di sekolah-sekolah yang berada di seluruh kecamatan Tangsel.

Pembina Yayasan Panca Aji Pamungkas, Prihadi Suryanto mengatakan pengguna narkoba adalah orang yang stress, tidak waras, dan tidak sehat. Biasanya orang-orang ini yang banyak memiliki masalah dalam kehidupannya.

“Supaya tidak tertekan, stress, dan mendendam, maka saya berikan senjatanya yang sudah dilakukan oleh teman-teman kami dalam kehidupan kita sehari-hari, yaitu bebas miras, tidak sex bebas, tidak narkoba, dan tidak radikalisme,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel,  Taryono berharap kegiatan ikrar anti penyalahgunaan narkoba kekerasan dan radikalisme yang dilakukan dapat terus konsisten dilaksanakan.

“Kami harap kolaborasi semacam ini terus ditingkatkan dalam rangka mencetak dan membangun generai cerdas berkarakter, khususnya untuk Tangsel dan umumya dalam rangka membangun generasi cerdas untuk bangsa menuju Indonesia emas 2045,” tutup Taryono.(sophie/fin)