Alta Lauren Gunawan, Paspampresnya Presiden Donald Trump, Berdarah Batak Medan

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 16 Juli 2019

Indolinear.com, Jakarta – sosok Alta Lauren Gunawan, wanita cantik Pasukan Pengawal Presiden Donald Trump, ternyata berdarah Batak Medan!

KBRI Washington DC, Amerika Serikat (AS), kedatangan tamu spesial.

Dia adalah Alta Lauren Gunawan, anggota Secret Service, atau Paspampres AS.

Perempuan berusia 30 tahun anggota Divisi Pengawalan Motor itu berkunjung ke kantor KBRI pada Jumat waktu setempat (12/7/2019) atas undangan Duta Besar Mahendra Siregar.

Dilansir dari Tribunnews.com (14/07/2019), ayah Alta diketahui berasal dari Medan, Sumatera Utara, dan disebut bermigrasi ke AS sebelum menikah dengan ibunya.

” Ayah saya selalu mengajarkan agar saya bekerja keras dan pantang menyerah untuk meraih keberhasilan,” kata Alta dalam keterangan tertulis KBRI.

Perempuan yang setiap hari menunggangi moge seberat hampir 500 kilogram itu mengaku ingin kembali mengunjungi Indonesia setelah kunjungan pertama di Bali, Bogor, dan Jakarta.

Dia mengisahkan pertama kali datang ke Tanah Air pada 2005 untuk reuni keluarga.

“Saya sangat senang karena banyak kerabat yang datang sambil berkaraoke,” ujarnya.

Lebih lanjut, satu-satunya perempuan di divisi elite Paspampres AS itu menyatakan sangat senang jika bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Dalam pertemuan itu, Dubes Mahendra juga menjelaskan kepada Alta berbagai perkembangan di Indonesia.

Termasuk proses demokratisasi dan peningkatan kontribusi perempuan dan generasi muda.

Mahendra berharap dengan kunjungannya ke KBRI, Alta bisa menjadi contoh bagaimana orang dengan tekad dan kerja keras bisa meraih cita-cita seberat apa pun rintangannya.

“Saya berharap Alta bersedia membagikan pengalamannya kepada anak-anak, generasi muda, perempuan, serta diaspora Indonesia,” tutur Dubes Mahendra kembali.

6 Fakta Paspampres AS, Alta Lauren Gunawan, Ayah Asli Indonesia hingga Rasa Bangga

Menjadi anggota Secret Service atau Pasukan Pengamanan Presiden ( Paspampres) AS menjadi pencapaian luar biasa bagi Alta Lauren Gunawan (30).

Alta merupakan anggota Paspamres AS Divisi Pengawalan Motor yang tidak sembarang orang bisa menduduki posisi tersebut.

Nama Alta menjadi terkenal hingga ke Indonesia setelah diketahui ia memiliki ayah asli Indonesia.

Berikut 6 fakta menarik Alta Lauren Gunawan:

  1. Ayah orang asli Indonesia

Alta mengaku bahwa ia merupakan keturunan Indonesia. Ayahnya 100 persen Indonesia, demikian ia mengungkapkannya.

Alta mengaku bangga menjadi warga Asia-Amerika pertama sebagai Paspampres AS.

“Ayah saya 100 persen orang Indonesia,” ujar Alta kepada NBC News.

Anak pertama dari tiga bersaudara ini mengungkapkan, ibunya merupakan warga keturunan. “Menjadi campuran adalah sesuatu yang luar biasa. Saya bangga menjadi warga Asia-Amerika,” kata dia.

Alta tumbuh di kota berpopulasi sekitar 400 penduduk, yakni di Neponset, Illinois, AS.

  1. Senang naik motor sejak usia 18 tahun

Saat masih mengenyam pendidikan, Alta muda yang masih berusia 18 tahun melihat teman-temannya sudah memiliki motor.

Tak mau ketinggalan, ia pun ingin belajar mengendarai motor dengan cara mengambil kursus. Kemudian, Alta pun sangat menyukai motor.

“Sensasi kebebasan yang Anda rasakan ketika menaikinya tidak bisa dibandingkan dengan hal lain,” ujar Alta.

  1. Ingin seperti kakek

Alta mengungkapkan, alasannya memutuskan menjadi polisi karena ingin menjadi seperti kakeknya yang pernah menjadi kepala polisi terpandang di Illinois.

Kecintaannya pada motor dan gejolak adrenalin membuatnya melangkah lebih jauh dengan mendaftarkan diri ke Secret Service, badan keamanan berisi 7.000 orang agen khusus, polisi, hingga spesialis.

Setelah mendaftar, Alta diminta untuk mengendalikan Harley Davidson, motor logam murni yang mempunyai bobot hingga tujuh ali dari berat badannya.

  1. Sempat gagal tes

Alta mengisahkan, ia pernah mengalami kegagalan tes pertama kali ketika diseleksi dengan tingkat kesuksesan sebesar 40 persen.

Saat itu, ia tidak hanya dituntut untuk piawai dalam menaiki motor gede (moge) tersebut.

Oleh karena itu, Alta belajar meliuk-liuk melewati kerucut lalu lintas, menghindari rintangan, hingga mempelajari break and escape dalam kecepatan tinggi.

Sadar akan bobot moge yang melampaui berat badannya, Alta pun sempat terjatuh berkali-kali. Akan tetapi, setiap kali terjatuh, ia mengaku akan bangkit lagi sambil tersenyum.

Dengan demikian, Alta selalu berpikir, ketika menjalani pelatihan ia harus melewati rintangan tersebut.

“Kendala ini tidak menghentikan saya untuk meneruskannya,” ujar Alta.

Alhasil, pada percobaan kedua, ia lolos dan menjadi garda pertama untuk menjamin keselamatan presiden, wakil presiden, dan tamu negara lain.

  1. Perempuan pertama yang berhasil menjadi Paspampres AS

Tak ada hasil yang mengkhianati usaha.

Setelah melalui jatuh bangun, usaha Alta menjadi anggota Secret Service menorehkan prestasi sebagai perempuan pertama yang masuk ke dalam divisi elite Secret Service.

Di divisi tersebut, ia bakal menaiki moge berbobot 498 kg dan memastikan agenda kenegaraan Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden AS Mike Pence berjalan lancar.

Selain itu, Alta termasuk dalam anggota terbaru unit yang terdiri dari 14 orang. Adapun unit ini bertanggung jawab menghentikan lalu lintas sehingga presiden AS dan pejabat negara lainnya bisa lewat.

Ia mengungkapkan, menjadi tim iring-iringan motor tidak semudah kelihatannya. Sebab, mereka tidak saja dituntut untuk berkendara secara sempurna, tetapi harus memperhatikan para pengguna jalan dan ancaman apa saja yang dapat ditimbulkan.

  1. Senang menjadi panutan

Meski memikul tanggung jawab besar, Alta mengaku bangga bisa menjadi anggota Secret Service.

“Jelas merupakan sebuah kehormatan untuk menjaga presiden. Tidak setiap orang mampu melakukannya. Tentu, posisi ini disertai tanggung jawab dan kekuatan prima,” ujar Alta.

Sementara Wakil Kepala Cabang Misi Luar Negeri Daniel Chearney mengaku sangat kagum dan bangga dengan Alta.

“Kami tidak sabar melihat kiprahnya, apalagi yang bisa ia tunjukkan,” puji Chearney.

Tidak hanya Chearney, instruktur latihan sekaligus rekan sejawatnya, Brian Popiel mengatakan, setaip kali bertugas, Alta selalu memberikan kemampuannya semaksimal mungkin.

Selain itu, Alta berharap bahwa apa yang ia lakukan bisa menjadi panutan atau inspirasi bagi perempuan muda lainnya.

“Anda bisa meraih impian dengan kerja keras dan dedikasi,” ujar dia. (Uli)

INDOLINEAR.TV