Aliko Dangote, Miliarder Afrika Pemborong 10 Ribu Mobil Desa RIB

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Selasa, 14 Januari 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT REPRODUKSI. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Nama Aliko Dangote jadi sorotan publik di Indonesia. Namanya mencuat setelah miliarder dari Afrika ini dilaporkan akan memborong 10 ribu mobil desa buatan Indonesia lewat perusahaannya, Dangote Group.

Sosok Aliko Dangote sebenarnya bukan wajah baru di kalangan dunia bisnis. Pengusaha muslim ini tercatat sebagai sosok yang murah hati lewat beragam donasi yang diberikannya.

Dikutip dari Dream.co.id (12/01/2020), Dangote tercatat memiliki kekayaan mencapai US$8,9 miliar (Rp124,26 triliun). Kekayaan ini menjadikan pria ini sebagai orang terkaya di dunia ke-192.

Dangote mendapatkan kekayaan dari bisnis semen, tepung, dan gula. Miliarder asal Nigeria ini berasal dari keluarga Muslim dan tinggal di Nigeria.

Pria yang terlahir dari keluarga saudagar ini mendirikan bisnisnya sendiri pada usia 21 tahun. Kala itu, Dangote berjualan semen. Kemudian, dia mendirikan pabrik material bangunan pada 1990 dibantu dengan kebijakan pemerintah untuk menekan impor.

Perusahaannya, Dangote Industries, menguasai seperlima pasar saham Nigeria. Tahun 2020 menjadi tahun penting baginya karena hampir merampungkan salah satu kilang minyak terbesar di dunia di Nigeria.

Kilang ini bisa memenuhi lebih dari konsumsi bahan bakar Nigeria. Selama ini, negaranya mengimpor BBM. Di situs yang sama dengan kilang, pria itu juga membangun pabrik pupuk.

Miliarder Afrika Mau Borong 10 Ribu Mobil Desa Buatan RI

Orang terkaya Afrika, Aliko Dangote, berencana memborong 10 ribu unit mobil buatan Indonesia. Kendaraan yang diborong tersebut adalah Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (Ammdes) yang dibeli lewat perusahaannya, Dangote Group.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Putu Juli Ardika, mengatakan AMMDes memikat negara luar seperti Nigeria karena bisa digunakan di medan ekstrem. Tak hanya itu, daya tahan untuk menampung logistik juga cukup teruji.

“ Jadi bisa di off-road bisa digunakan di daerah daerah yang memang infrastrukturnya itu minim dan jalan jalannya ekstrem,” kata dia di Jakarta.

Keunggulan ini, lanjut Putu, membuat Dangote kesengsem dengan AMMDes. Mobil ini dinilai tepat untuk memenuhi kebutuhan di Nigeria.

” Nah ini perlu alat yang seperti itu yang bisa dia mobile untuk melayani masyarakat yang agak luas. Nah ini kenapa dia (Dangote) sangat tertarik,” kata Putu.

Pada tahap awal, Indonesia akan mengirim tiga jenis AMMDes ke Nigeria. Secara bertahap, pengiriman bisa mencapai 10 ribu unit dalam lima tahun ke depan.

“ Kalau nilai, sih, belum bisa diberikan karena ini masih dalam ranahnya bisnis. Masih negosiasi,” kata Putu.

Pernah Santuni 106 Ribu Wanita Miskin

Seorang hartawan dari Afrika menyumbangkan puluhan miliar hartanya untuk 106 ribu perempuan miskin di Nigeria Utara. Miliarder baik hati itu adalah Aiko Dangote yang akan menyumbangkan uang US$3,06 juta (Rp43,56 miliar) melalui Aliko Dangote Foundation (ADF).

Sumbangan yang disalurkan sebelum akhir 2019 itu merupakan kelanjutan dari program pemberdayaan mikro yang bertujuan untuk menekan angka kelaparan melalui pemberdayaan perempuan.

Yayasan ADF mulai mengidentifikasi penerima manfaat yang memenuhi syarat. Para penerimanya berada di empat negara bagian Nigeria Utara yaitu Sokoto, Katsina, Kebbi, dan Zamfara.

Sekadar informasi ADF meluncurkan skema hibah mikro pada 2011 dengan dana abadi senilai US$30 juta (Rp427,09 miliar). Skema ini memberikan satu kali bantuan bagi penerima hibah. Nilainya sebesar US$30 (Rp427.095) dan penerima bantuan akan diberikan pelatihan yang bisa menghasilkan pendapatan.

“ Penerima manfaat dari program ini dipilih secara merata dari komunitas target dengan pertimbangan utama bagi wanita rentan yang rumah tangga mengalami masalah makanan, perempuan yang punya bayi atau anak balita, cacat, janda cerai, janda dengan banyak tanggungan, serta penduduk miskin di komunitas ini,” tulis yayasan.

Hingga kini, ada 334.500 wanita dan pemuda yang telah mendapatkan manfaat dari program ini di wilayah Nigeria, yaitu Kano, Jigawa, Kogi, Adamawa, Borno, Yobe, Lagos, dan Nasarawa. Bersama dengan pemerintah, program ini bertujuan untuk melengkapi upaya pemberdayaan ekonomi dan pengurangan kemiskinan.

Tak Yakin Kaya, Miliarder Ini Tarik Uang Rp141 Miliar di Bank

Miliarder asal Nigeria ini berusaha meyakinkan diri menjadi orang yang kaya-raya dengan cara tak lazim, bahkan dipastikan membuat sobat misqueen minder.

Aliko Dangotemenarik duit cash senilai US$10 juta, atau sekitar Rp141,68 miliar, dari bank untuk meyakinkan dirinya benar-benar tajir.

Pria terkaya di Afrika ini berbagi cerita kocaknya di suatu forum di Panta Gading, beberapa hari yang lalu.

Sengan menarik uang itu, Dangote ingin melihat dengan mata kepala sendiri bahwa hartanya tak sebatas catatan. “ Ketika kamu muda, satu juta pertama itu sangat penting,” kata dia.

Taipan pengusaha manufaktur ini mengatakan, jutaan dolar berikutnya akan terasa biasa.

Dipandangi Terus-Menerus

Setelah menarik uang ratusan miliar, Dangote menaruh lembaran uang di lantai mobil. Uang ini dipandanginya terus-menerus.

“ Saya memandanginya dan berpikir, ‘Sekarang saya percaya punya uang’,” kata dia.

Menurut Dangote, uang-uang itu disetor kembali ke bank keesokan harinya.

Sekadar informasi, Dangote punya beragam bisnis manufaktur, mulai dari semen sampai tepung terigu. Menurut Bloomberg, kekayaan Dangote tercatat senilai US$16,4 miliar (Rp232,64 triliun).

Harta Turun Rp961 M, Miliarder Muslim Ini Tetap Tajir

Ada satu hal yang kamu ketahui dari benua Afrika. Ada seorang kaya-raya yang berasal dari Afrika. Dia juga merupakan seorang yang dermawan.

Namanya, Aliko Dangote. Pria bergelar haji ini memiliki harta sebesar US$12,1 miliar (Rp173,72 triliun). Walaupun hartanya merosot US$67 juta (Rp961,9 miliar), Dangote tetap menjadi orang terkaya di Afrika.

Pria kelahiran Kano, Nigeria, ini merupakan seorang Muslim. Pria berusia 61 tahun ini memegang gelar orang terkaya Afrika sejak 2013.

Dangote ini merupakan pimpinan perusahana produsen semen terbesar di Afrika, Dangote Cement.

Ayah beranak tiga ini juga mendapatkan peringkat ke-66 di daftar “ Powerful People” dan tampil di daftar “ Most Powerful People in Business”. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: