Alasan  Mengapa Panduan Di Aplikasi Selalu Gunakan Suara Wanita

Jumat, 26 Februari 2016

Indolinear.com – Pernahkah Anda bertanya mengapa beberapa aplikasi asisten digital seperti Siri ataupun Google Now, menggunakan suara wanita sebagai pemandu? Memang kita sangat jarang, bahkan tak pernah mendengar suara komputer dengan suara laki-laki.

Seperti pada aplikasi iPhone, Siri. Siri akan menjawab semua pertanyaan kita dengan suara manusia kerobot-robotan yang sangat mudah diidentifikasi bahwa ‘dia’ adalah seorang wanita. Tak hanya Siri, sistem voice-mail atau GPS dan banyak sekali suara yang terkomputerisasi selalu menggunakan suara wanita.

Ternyata, jawabannya terletak di faktor biologis. Sebuah studi ilmiah menunjukkan bahwa masyarakat secara general merasa suara wanita lebih menyenangkan ketimbang pria.

“Sangat mudah untuk menemukan suara wanita yang disukai semua orang daripada suara pria yang disukai semua orang,” ungkap Clifford Nass, Profesor dari Standford University. “Ini adalah fenomena yang tak bisa dipungkiri bahwa otak manusia dirancang untuk menyukai suara wanita,” imbuhnya.

Peneliti menyatakan bahwa hal ini lahir sejak manusia berada dalam kandungan. Jadi, fetus di dalam kandungan akan bereaksi kepada suara dari ibunya daripada suara wanita lain. Fetus pun tak bereaksi dengan suara ayah. Sehingga, suara pertama yang didengar oleh kita semua, adalah suara wanita.

Fakta bahwa manusia lebih menyukai suara wanita, juga terpengaruh oleh unsur sejarah. Menurut beberapa sumber, penggunaan suara wanita dalam hal navigasi sudah ada sejak Perang Dunia II, di mana para wanita dipekerjakan di pesawat bersama para pilot pria. Hal ini berpengaruh pada penerbangan hingga sekarang.

Selain itu, operator telepon sejak zaman dahulu, dan di daerah manapun di muka Bumi, kebanyakan ditangani oleh seorang wanita. Hal ini membuat kita telah terbiasa diberi arahan oleh seorang wanita.

Bahkan, ketika para produsen mobil mulai memasang suara otomatis di mobil bertahun-tahun lalu, mereka mengadakan riset yang hasilnya suara wanita lebih disukai ketimbang pria.

Di sinilah beda penggunaan suara pria dan wanita terletak. suara pria, cenderung digunakan untuk menyampaikan otoritas atau menyampaikan pesan secara satu arah. Seperti contohnya adalah narasi film, di mana kita selalu mendengarkan suara narasi film dari suara aktor yang terkesan berat dan tegas. Sedangkan suara wanita lebih cocok digunakan untuk mengarahkan sesuatu.

Saat ini, teknologi makin membutuhkan komunikasi dan hubungan antar manusia dengan teknologi itu sendiri. Dan dengan ini, wanita pun jadi lebih tepat untuk digunakan sebagai suara asisten digital, karena dipersepsikan lebih baik dalam komunikasi dan hubungan antar manusia. (uli)

 

Sumber: Merdeka.com

loading...