Alasan Mengapa Daihatsu Rocky Baru Diluncurkan Di Indonesia

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Jumat, 7 Mei 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Daihatsu Rocky menjadi senjata baru bagi PT Astra Daihatsu Motor (ADM) untuk menggempur pasar otomotif nasional. Mobil ini telah mengawali debutnya di Jepang pada akhir 2019 namun baru resmi diluncurkan di Indonesia pada akhir April 2021.

Daihatsu memiliki alasan tersendiri mengapa baru meluncurkannya saat ini. Terlebih lagi, jauh sebelum diluncurkan model ini sudah masuk dalam daftar penerima diskon pajak dari pemerintah sehingga ramai jadi perbincangan.

Menurut Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning and Communication Director ADM, kehadiran suatu produk mesti melalui proses yang cukup panjang. Itu lah mengapa Daihatsu Rocky baru dapat diluncurkan saat ini.

“Dalam membuat sebuah mobil, kami melakukan beberapa proses dimulai dari survei untuk mengetahui kebutuhan konsumen dan keinginan konsumen dan tim R&D kemudian melakukan desain baik untuk styling maupun engineering-nya,”

“Sudah itu desain ini dibikin prototipe, sesudah jadi dilakukan testing. Setelah semua oke, baru dipersiapkan untuk produksinya untuk mass production. Semua proses ini sudah kami lakukan sejak lama,” beber Amelia Tjandra, dilansir dari Liputan6.com (05/05/2021).

Dirinya juga mengungkapkan cerita bagaimana Daihatsu Rocky bisa masuk dalam daftar penerima diskon pajak padahal model ini belum diluncurkan.

“Di akhir atau dipertengahan Februari di waktu kami melakukan production preparation, pemerintah mengumumkan akan ada PPnBM relaksasi mulai Maret 2021, karena ini berbarengan dengan proses produksi untuk Rocky maka kami memutuskan dan melakukan pengecekan apakah Rocky akan mengikuti PPnBM, ternyata bisa karena local purchase sudah di atas 60 persen,” jelas Amelia.

Target Penjualan

Ia juga menegaskan, penjualan Daihatsu Rocky baru dilakukan di hari ini usai prosesi peluncuran yang dilakukan secara virtual.

“Untuk SPK (surat pemesanan kendaraan) dan penjualan baru kami lakukan mulai hari ini,” kata wanita ramah yang akrab disapa Amel tersebut.

Bicara target penjualan, Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation menyebut angka 500 unit per bulan menjadi target yang dibidik.

Dirinya menyebut ada tiga hal yang dipertimbangkan dalam menetapkan target ini.

“Pertama pandemi yang masih ada mengakibatkan perlambatan ekonomi. Kedua, adanya stimulus dari pemerintah dengan kebijakan relaksasi PPnBM. Di satu sisi, ini mendorong penjualan. Ketiga adalah masalah produksi atau suplai,”

“Dengan memperhatikan tiga hal tersebut maka kami menargetkan untuk Rocky 1.0 liter turbo ini sebanyak 500 unit per bulan. Kami harap bisa lebih banyak dari itu,” ujar Hendrayadi.

Sekadar informasi, Daihatsu Rocky hadir dalam 11 varian dua pilihan mesin, yakni 1.0 liter turbo dan 1.2 liter. Harga yang disodorkan mulai dari Rp 214,2 juta hingga Rp 236,1 juta. (Uli)