Aktor Hollywood Robin Williams Meninggal Gantung Diri Di Rumahnya

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Jumat, 11 September 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pada 11 Agustus 2014, seorang aktor dan komedian Hollywood asal Amerika Serikat, Robin Williams meninggal dunia pada usia 63 tahun.

Dikutip dari Liputan6.com (09/09/2020), aktor pemenang penghargaan Oscar itu diketahui meninggal karena gantung diri di rumahnya di Paradise Cay, California. Tubuhnya dikremasi di Monte’s Chapel of the Hills di San Anselmo, dan abunya disebar di Teluk San Francisco keesokan harinya.

Pada tahun sebelum kematiannya, Williams mengalami lonjakan rasa takut dan cemas, depresi, dan insomnia yang tiba-tiba dan berkepanjangan, yang semakin parah termasuk kehilangan ingatan, paranoia, dan delusi. Para ahli medis berjuang untuk menentukan penyebabnya, dan akhirnya mendiagnosisnya dengan penyakit Parkinson.

Williams lahir di Chicago, AS, pada 1951. Dalam film layar lebar, ia memulai debutnya dalam film komedi rilisan tahun 1977 yang berjudul “Can I Do it ‘Til I Need Glasses?”

Williams juga muncul dalam deretan film lainnya yaitu “The World According to Garp” (1982), “Moscow on the Hudson” (1984).

Tidak sampai disitu, selama riwayat karirnya dalam industri perfilman, Williams juga berhasil meraih sejumlah prestasi yang mengagumkan.

“Good Morning, Vietnam” (1987) merupakan nominasi penghargaan Academy Award (Oscar) pertamanya, dalam kategori aktor terbaik, atas penampilannya saat berperan sebagai seorang disc jockey Radio Angkatan Bersenjata.

Penghargaan aktor terbaik Oscar juga Williams dapatkan untuk perannya sebagai guru bahasa Inggris yang berpengaruh di “Dead Poets Society” dan perannya sebagai pria tunawisma yang di “The Fisher King” (1991).

Deretan film yang melibatkan Williams lainnya adalah “Aladdin” (1992), saat ia mengisikan suara untuk karakter Geenie, lalu “Mrs.Doubtfire,” dimana Williams berperan sebagai pengasuh asal Inggris.

Penghargaan Oscar ketiga untuk Williams ia raih dari film “Good Will Hunting,” dalam kategori aktor pendukung terbaik, untuk perannya sebagai terapis.

Hingga beberapa tahun berikutnya, ia juga secara aktif terlibat dalam film “One Hour Photo” (2002), “The Night Listener” (2006), film berseri “Happy Feet” (2006-2011) dan “Night at the Museum” (2006-2014).

Aktif Dalam Kegiatan Amal dan Sosial

Selain memainkan peran di berbagai film, dalam riwayat hidupnya, Robin Williams juga terlibat dalam sejumlah kegiatan amal, seperti co-hosting telethons, bersama dengan Billy Crystal dan Whoopi Goldberg, untuk Comic Relief, yang merupakan sebuah organisasi yang membantu para tunawisma.

Williams juga rutin mengikuti tur USO, yang merupakan gerakan untuk menghibur pasukan Amerika di seluruh dunia.

Dalam acara stand-upnya yang ia ikuti secara rutin, Williams berbicara secara terbuka tentang pengalamannya dengan penyalahgunaan zat dan bagaimana ia berjuang untuk menghindari alkohol.

Setelah Williams meninggal, ucapan dan penghormatan pun kian mengalir dari komunitas di Hollywood dan sekitarnya.

Dalam penghormatan untuk kepergiannya, Barack Obama menyampaikan, “(Dia) adalah seorang pemain untuk penerbang, dokter, jin, pengasuh, presiden, profesor, bangarang Peter Pan dan segala sesuatu di antaranya. Tetapi dia merupakan salah satu yang terbaik. Dia datang dalam hidup kita sebagai alien — tapi dia akhirnya menyentuh setiap elemen jiwa manusia.” (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: