Aksi Heroik Relawan Padamkan Api Kebakaran Lahan Tuai Pujian

Rabu, 28 Oktober 2015
Tokoh | Uploader Arif
loading...

Indolinear – Kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Indonesia mendapat banyak simpati dari masyarakat. Selain menimbulkan kerugian materi, peristiwa ini juga mengganggu kesehatan warga hingga menyebabkan kematian.

Tidak hanya pemerintah, sejumlah pihak pun tergerak menjadi relawan untuk memadamkan api di lokasi kebakaran. Meski bertaruh nyawa, mereka tetap berkorban demi menyelamatkan hutan, sekaligus menyelamatkan warga dari gangguan kesehatan.

Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Hunggul Budi Prihono yang menjadi relawan di komunitas Jumpun Pambelon untuk memadamkan api dan membuat sumur bor. Aksinya ini pun disebarkan lewat media sosial Facebook, salah satunya oleh akun Januminro.

“Cara Mahasiswa Melawan Api dan Asap. Hunggul Budi Prihono merupakan Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat jurusan FKIP PLB yang bergabung menjadi relawan di Jumpun Pambelom. Lebih dari tiga minggu yang bersangkutan melakukan aktivitas pemadaman dan pembuatan sumur bor. Berbadan kurus. Tapi sanggup kerja keras memadamkan api sampai larut malam (jam 02.30 WIB). Hunggul juga piawai menggunakan Drone. Datang menjadi relawan. Setelah melihat aktivitas relawan lokal yang dilihat di medsos. Terima kasih Hunggul, yang Unggul,” tulis Januminro.

Sementara itu, di akun Facebooknya, Hunggul memposting foto-foto relawan yang tengah melakukan pembuatan sumur bor di tepian jalan Trans Kalimantan Palangkaraya-Pulang Pisau.

“Mencoba bertahan dan menyelamatkan yang tersisa di antara yang hangus terbakar. Gambar menunjukan para relawan sedang melakukan pembuatan sumur bor di tepian jalan trans Kalimantan Palangkaraya-Pulang Pisau untuk mendapatkan sumber air guna memadamkan api jika sewaktu-sewaktu kembali menyala. Semoga kelak kota Palangkaraya dan sekitarnya terbebas dari asap, dan dapat melihat kembali birunya langit dan teriknya matahari,” tulis Hunggul.

Menurut pantauan merdeka.com, pembuatan sumur bor ini tengah dilakukan oleh sejumlah komunitas relawan dari Sekolah Relawan bersama relawan Aksi Cepat Tanggap, Jumpun Pambelom, dan Rumah Zakat untuk membantu masyarakat untuk mewujudkan 100 unit sumur bor, sebagai upaya memadamkan kebakaran di lahan hutan gambut.

Selain Hunggul dan beberapa komunitas relawan, aksi heroik pun diperlihatkan oleh dua anggota TNI yang tengah bertugas memadamkan api. Dalam sebuah foto yang beredar di media sosial, kedua anggota TNI ini terlihat kompak bukan cuma dalam menangani kabut asap, namun juga ketika beristirahat.

Saat itu, seorang anggota TNI menyodorkan mi instan kepada rekan yang berada persis di sampingnya. Meski nampak lelah usai menangani kebakaran hutan dan lahan, mereka tidak melupakan rasa solidaritas sesama anggota TNI.

Sayang, belum diketahui di mana lokasi persis dua anggota TNI tersebut tengah melakukan tugasnya. Dari foto yang beredar, tak ada keterangan lokasi maupun orang yang mengabadikan momen dua anggota TNI tersebut.

Seperti diketahui, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengirimkan kembali 1.000 prajurit untuk menanggulangi kebakaran hutan dan kabut asap di Sumatera dan Kalimantan. Pengiriman ini sekaligus mengganti pasukan yang telah berusaha keras memadamkan api hingga masuk ke pedalaman. (uli)

 

Sumber: Merdeka.com