Akibat Dari Wabah Virus Corona, Penjualan Mobil Di Cina Anjlok

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 22 Februari 2020

Indolinear.com, Wuhan – Virus Corona atau Covid-19 berdampak besar terhadap industri otomotif. Asosiasi Otomotif Cina menyebut produsen mobil besar di Cina hanya menjual mobil kurang dari 2 juta unit pada bulan lalu atau turun 18 persen.

Dilansir dari Liputan6.com (20/02/2020), kelompok industri menyebut virus Corona punya andil atas turunnya penjualan pada buan Januari. Mereka juga memprediksi bahwa penurunan lebih parah bisa terjadi pada Februari ini.

Bahkan, virus Corona memberikan dampak lebih besar daripada SARS pada 2003 lalu. Pada saat itu, penurunan penjualan mobil hanya 13 persen pada April 2003 dan 8 persen pada Mei 2003.

Padahal sebelum merebaknya virus Corona, industri mobil di Cina sudah sulit. Selama 19 bulan berturut-turut, industri mobil di Cina turun terus menerus. Virus Corona pun disebut bisa memperburuk situasi.

Lebih lanjut, efek virus Corona ini disebut akan mengganggu rantai pasokan otomatis dan memiliki efek kupu-kupu pada ndustri mobil global.

Hampir semua pabrik mobil di Ciina tutup dalam beberapa pekan terakhir, meski beberapa kembali beroperasi. Setidaknya kini ada 59 pabrik dari 183 pabrik yang memproduksi mobil secara lengkap sudah kembali melanjutkan produksi pada Rabu pekan ini. (Uli)

INDOLINEAR.TV