Ajak Pelaku Binis, Prasetiya Mulya Gelar Family Business Talk

FOTO: sopy/indolinear.com
Jumat, 26 Juli 2019

Indolinear.com, Tangsel – Universitas Prasetiya Mulya mengadakan kegiatan Family Business Talk bertema ‘Next Generation Embracing Technological Changes’ di Auditorium Universitas Prasetiya Mulya Kampus Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel), Rabu 25 Juli 2019.

Paramodita Sharma, Professor & Daniel Clark Sanders Chair dalam bidang Entrepreneurship & Family Business (Bisnis Keluarga) di Grossman School of Business, Universitas Vermont, USA kembali hadir. Selain itu, beberapa grup bisnis yang ternama Indonesia seperti Salam Subakat dari Wardah, Noni Purnomo dari Blue Bird Group, dan Teresa Wibowo dari Kawan Lama Group.

Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Djisman Simandjuntak menargetkan peserta dari acara tersebut adalah pelaku bisnis keluarga baik generasi pertama atau kedua, akademisi dan mahasiswa.

“Tujuannya untuk menyampaikan dan memberikan masukan terhadap perkembangan bisnis keluarga di Indonesia, baik dari sisi akademisi maupun praktisi. Semoga di Indonesia dengan adanya norma hukum dan keluarga, perusahaan bisnis bisa berjalan pesat,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap adanya kegiatan ini dapat berlangsung secara berkesinambungan dan dapat menciptakan kolaborasi pengetahuan.

“Pengusaha-pengusaha di Indonesia harus tumbuh jauh lebih pesat. Karena bisnis keluarga memiliki poin lebih, seperti jika perusahaan mengalami krisis dan keluargalah yang bersama-sama menanggung,” imbuhnya.

Sebagai narasumber, Paramodita Sharma mengatakan, bahwa perusahaan bisnis di Indonesia mengacu pada perusahaan di Eropa yang telah berdiri lama dan berhasil.

“Berdirinya perusahaan atau bisnis keluarga dengan baik, karena bisa saling berintegrasi. Pengusahanya juga terlihat lebih muda dan enerjik dibandingkan dengan negara Eropa,” katanya.

Lanjutnya, Prasetiya Mulya diharapkan bisa menyatukan dua generasi berbeda untuk menciptakan ekonomi yang lebih baik lagi. (Sopy)