Agar Rumah Bersih dari Sarang Laba-Laba, Coba Empat Tips Ini

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Rabu, 6 Mei 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Sarang laba-laba yang berada di sudut rumah kita dianggap mengotori pemandangan hunian. Itu juga membuat tampat tinggal kita tampak kotor dan tak terawat.

Bahan kimia yang kerap kita gunakan untuk menyingkirkan laba-laba, seperti semprotan anti nyamuk, membahayakan kesehatan kita bila dihirup terus-menerus.

Tahukah Anda ada cara alami dan efektif untuk menjaga rumah kita agar terhindar dari sarang galagasi? Berikut 4 tips yang dikutip dari Liputan6.com (05/05/2020).

  1. Minyak Peppermint

Minyak peppermint adalah penolak serangga yang kuat dan efektif, tetapi hati-hati karena dapat juga menyebabkan iritasi kulit pada orang yang kulitnya sensitif.

Untuk menghindari hal ini, Anda disarankan untuk mencampur minyak peppermint dengan air agar mencairkannya. Semprotkan campuran itu di tempat-tempat di mana sarang laba-laba biasa ditemui. Juga, semprotkan di sepanjang jendela dan pintu rumah untuk mencegah serangga masuk.

  1. Cuka Sari Apel

Anda dapat membuat penolak serangga alami Anda sendiri. Campur cuka sari apel, minyak, lada, dan sabun cuci piring cair ke dalam sebuah botol semprot. Tambahkan air.

Semprotkan cairan ini setiap hari di rumah Anda seperti jendela dan pintu. Jangan lupa juga semprot setelah hujan.

  1. Pohon Aras

Aroma kayu aras (Cedrus libani) adalah bau yang tidak disukai banyak serangga, termasuk laba-laba. Anda bisa menjadikan pohon ini sebagai tanaman pelengkap di kebun rumah untuk mengusir serangga jenis apapun.

Selain itu, Anda juga bisa membuat semprotan untuk mengusir laba-laba dari rumah dengan mencampurkan minyak aras dan air, kemudian menyemprotkannya di sekitar hunian.

  1. Kulit Jeruk

Bau kulit jeruk yang segar adalah sesuatu yang dibenci serangga. Anda dapat menggunakan kulit buah jeruk jenis apa pun, entah itu lemon, nipis, atau sunkist.

Tempatkan kulit jeruk di sekitar rumah, seperti di dekat pintu, jendela, rak, dan tempat-tempat lain di mana Anda mengira bahwa lokasi itu menjadi media masuknya serangga dari luar ke dalam rumah Anda. Namun ingat, ganti kulit jeruk setiap 48 jam. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

Berita Menarik Lainnya