Adolf Hitler Dan Pasukan Militer Jerman Duduki Kembali Rhineland

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Minggu, 5 April 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pada 7 Maret 1936, Pemimpin Nazi Adolf Hitler, mengirim pasukan militer Jerman ke Rhineland, yang merupakan zona demiliterisasi di sepanjang Sungai Rhine di Jerman Barat. Pengerahan pasukan itu melanggar Perjanjian Versailles dan Pakta Locarno.

Pada Juli 1919, Perjanjian Versailles ditandatangani 8 bulan setelah meriam terdiam dalam Perang Dunia I, yang menyerukan pembayaran reparasi perang yang keras juga hukuman perdamaian lainnya untuk mengalahkan Jerman.

Delegasi Jerman menunjukkan sikapnya  kepada konferensi perdamaian dengan melanggar pena upacara, karena didesak untuk menandatangani perjanjian.

Pasukan militer Jerman dikurangi dan Rhineland menjadi zona demiliterisasi, seperti yang ditentukan oleh Perjanjian Versailles, dikutip dari Liputan6.com (03/04/2020).

Pakta Locarno

Pakta Locarno ditandatangani pada akhir konferensi perdamaian Eropa yang diadakan di Swiss pada tahun 1925, menegaskan kembali batas-batas nasional yang diputuskan oleh Perjanjian Versailles dan menyetujui masuknya Jerman ke dalam Liga Bangsa-Bangsa (League of Nations).

“Spirit of Locarno” merupakan sebutan yang melambangkan harapan untuk era perdamaian dan niat baik Eropa, hingga pada tahun 1930 Menteri Luar Negeri Jerman, Gustav Stresemann, telah menegosiasikan pemindahan pasukan Sekutu terakhir di Rhineland yang didemiliterisasi.

Namun, hanya 4 tahun kemudian, Adolf Hitler dan Partai Nazi menjanjikan pembalasan terhadap negara-negara Sekutu yang telah mendesak Perjanjian Versailles pada rakyat Jerman, dengan merebut kekuasaan penuh di Jerman.

Adolf Hitler secara sepihak membatalkan klausa militer perjanjian itu pada tahun 1935, juga mengecam Pakta Locarno pada Maret 1936 dan mulai melakukan remilitarisasi terhadap Rhineland.

Nazi Jerman keluar dari wilayahnya dan menyerap Austria dan sebagian Cekoslowakia dua tahun kemudian. Hingga Pada tahun 1939, pecahnya Perang Dunia II di Eropa terjadi saat Adolf Hitler menyerbu Polandia. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: