Achmad Marzuki, Junior KSAD Jenderal Dudung Bakal Dilantik Jadi Pj Gubernur Aceh

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 6 Juli 2022

Indolinear.com, Jakarta – Achmad Marzuki adalah junior Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Jenderal Dudung merupakan lulusan Akademi Militer 1988, setingkat lebih tinggi dari Achmad Marzuki Akmil 1989.

Terakhir sepak terjang Achmad Marzuki adalah sebagai Staf Khusus Mendagri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa dan bakal dilantik Rabu (6/7/2022) sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh.

Sebelum menjadi pejabat sipil, Achmad Marzuki adalah perwira tinggi TNI berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI.

Ia pernah mengemban jabatan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat.

Achmad Marzuki juga pernah memimpin satuan sebagai Pangdam Iskandar Muda di Aceh, wilayah yang segera ia pimpin kembali sebagai seorang gubernur.

Adapun Achmad Marzuki lahir di Bandung, Jawa Barat, 24 Februari 1967.

Sebelum berkarier di dunia militer, ia terlebih dahulu menempuh pendidikannya di Akademi Militer 1989, dilansir dari Tribunnews.com (05/07/2022).

Pendidikan

– Akmil (1989)

– Sussarcabif (1990)

– Diklapa I (1994)

– Diklapa II (1999)

– Seskoad (2002)

– Dik Para Dasar (1990)

– Sus Danyon (2004)

– Sus Dandim (2007)

Karier

Kariernya Achmad Marzuki di dunia militer dimulai dengan menjadi Danyonif 411/Pandawa pada 2004-2006.

Setelah itu pada 2010-2012 ia menjabat sebagai Asops Kasdam V/Brawijaya.

Kemudian pada 2012-2013 ia menjabat sebagai Pamen Denma Mabesad.

Kariernya di dunia militer makin bagus sehingga berbagai tanggung jawab untuk mengemban jabatan pun menghampirinya.

Berbagai jabatan lain di militer yang pernah ia pegang adalah Dirbinsen Pussenif Kodiklat TNI AD, Danrem 174/Anim Ti Waninggap, Komandan PMPP TNI dan Pangdam Iskandar Muda.

Kemudian pada 17 November 2021 ia diberi tugas sebagai Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat.

Riwayat Jabatan

– Danyonif 411/Pandawa (2004-2006)

– Asops Kasdam V/Brawijaya (2010-2012)

– Pamen Denma Mabesad (2012-2013)

– Dirbinsen Pussenif Kodiklat TNI AD (2013)

– Asops Kaskostrad (2013-2014)

– Danrem 151/Binaiya (2014-2015)

– Danpusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD (2015-2016)

– Danrem 174/Anim Ti Waninggap (2016)

– Komandan PMPP TNI (2016-2018)

– TA. Pengajar Bid. Kewaspadaan Nasional Lemhannas (2018)

– Pangdivif 3/Kostrad (2018-2020)

– Ir Kostrad (2020)

– Pangdam Iskandar Muda (2020)

– Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (2021)

Dilantik Pj Gubernur Aceh

Pelantikan penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang rencananya akan dilakukan Selasa (5/7/2022) ini ditunda, dan akan digelar pada Rabu (6/7/2022) besok.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan.

“Untuk pelantikan (Pj Gubernur Aceh) ditunda besok, tanggal 6 Juli 2022,” kata Benni.

Benni memastikan, pelantikan Ahmad Marzuki itu akan langsung dilakukan di kota Banda Aceh.

Kendati demikian, Benni tidak menjelaskan secara detail alasan penundaan pelantikan Pj Gubernur Aceh ini.

“Dilaksanakan besok di Banda Aceh,” tukas dia.

Sebelumnya diberitakan, Mendagri Tito Karnavian bakal melantik Mayjen Achmad Marzuki sebagai penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Aceh sore ini, Selasa (5/7/2022).

Pelantikan itu berlangsung di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat sekira pukul 16.00 WIB.

Stafsus Mendagri Kastorius Sinaga mengatakan, pelantikan Achmad sebagai Pj Gubernur Aceh berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres).

“Benar undangan itu. Yang akan dilantik oleh Mendagri berdasarkan Keppres untuk menjadi Pj Gubernur Aceh adalah Bapak Achmad Marzuki,” kata Kasto saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa pagi.

Kristo menuturkan, Achmad juga pada Senin (4/7/2022) kemarin dilantik menjadi Staf Ahli Mendagri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa.

“Beliau kemarin siang telah dilantik menjadi Staf Ahli Mendagri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa,” ucapnya.

Diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) telah mengusulkan tiga nama calon penjabat (Pj) Gubernur Aceh ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

Ketiga nama calon pengganti Gubernur Aceh, Nova Iriansyah itu yakni Indra Iskandar, Safrizal ZA, dan Mayjen TNI Achmad Marzuki. (Uli)

loading...