ABG Disetubuhi di Kursi, Tunangan Ogah Menikah

Jumat, 6 November 2015

BANJAR, indolinear.com – Seorang ABG berinisial SR hamil 5 bulan setelah sebelumnya disetubuhi tunangannya, AMW (26) di kursi saat bulan puasa pada Juni 2015 lalu. Namun, sang tunangan ogah tanggung jawab dan tak mau menikah.

ABG asal Kota Banjar itu akhinya melaporkan AMW ke polisi. Pelaku yang merupakan warga Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman Kota Banjar itu dilaporkan atas dugaan pencabulan/pemerkosaan terhadap.

Dihadapan petugas, SR mengaku peristiwa itu terjadi pada hari Selasa (23/06/2015) sekitar jam 10.00 WIB. Saat itu, SR ditawari pekerjaan oleh AMW, kemudian SR tiba di rumah AMW. Namun, saat tiba di rumah, ternyata korban dipaksa untuk melakukan hubungan intim dengan AMW.

Korban pun sempat berontak dan minta tolong, tapi pelaku malah membekap mulut korban dengan menggunakan sehelai handuk. Perbuatan keji tersebut dilakukan di kursi ruang tamu rumah pelaku, tepat pada bulan puasa.

“Dia (AMW-red) menyetubuhi saya dengan cara memaksa, lalu saya berontak hingga dibekap dengan handuk dan mengancam akan dibunuh bila saya menolak,” tutur SR.

Takut dengan ancaman AMW memuat SR hanya bisa terdiam. Karena perbuatan pelaku, kini SR hamil lima bulan, dan pada tanggal 1 November 2015, korban akhirnya menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Tidak terima dengan perbuatan pelaku, kemudian orang tua korban mendatangi keluarga AMW untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga AMW menolak dan tidak mengakui kalau itu perbuatan anaknya.

“Saya sudah baik-baik mendatangi keluarga AMW untuk meminta pertanggungjawaban, tapi mereka malah menolak dan tidak mengakuinya, hingga akhirnya saya melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian,” kata Asep, orang tua SR.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banjar, AKP Shohet membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut. Dan kini pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut.

(dea/one)

Sumber : Pojoksatu.id