61 WNI ABK Costa Atlantika Dipulangkan Ke Indonesia Dari Nagasaki Jepang

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 5 Mei 2020

Indolinear.com, Jakarta – Sebanyak 61 WNI awak kapal pesiar Costa Atlantica berbendera Itali yang bersandar di Pelabuhan Nagasaki Jepang kembali ke Indonesia, Minggu (3/5/2020) menggunakan pesawat charteran.

“Sebanyak 61 awak kapal WNI akan pulang Minggu (3/5/2020) rencananya menggunakan pesawat udara charteran dari Indonesia,” ungkap informan

Kapal pesiar Costa Atlantica yang bersandar sejak Februari 2020 untuk perbaikan kapal, tanpa penumpang, membawa sekitar 600 kru dan 148 kru telah terinfeksi positif virus corona baru.

“Dari 600-an kru kapal Costa Atlantica tersebut sebanyak 86 adalah kru dengan warga negara Indonesia,” tambahnya.

Minggu ini 61 kru kembali ke Indonesia, sehingga masih ada 25 kru Indonesia yang berada di Nagasaki dan banyak di antaranya terkena positif virus corona.

“Semua yang kembali ke Indonesia 61 orang sudah diperiksa dan negatif Corona, artinya sehat semuanya. Sedangkan sisanya yang masih ada di Nagasaki beberapa orang terinfeksi positif Corona,” lanjut informan yang dilansir dari Tribunnews.com (05/05/2020).

Dari beberapa warga negara asing sebagai kru kapan Costa Atlantica, selain 2 warga negara Jepang, WNI adalah yang pertama kembali ke negaranya.

WNA lainnya adalah dari China, India dan Filipina.

Mereka yang kembali ke Jepang akan naik pesawat charter setelah diangkut beberapa bus carteran dan setelah suhu tubuhnya dilakukan pengukuran kembali sebelum menaiki pesawat udara tersebut.

Di dalam bus, ada 18 penumpang setiap mobil, duduk terpisah berjarak tertentu yang dibatasi plastik sebagai sekat antara sopir dan penumpang.

Di sisi lain, dari tanggal 1 hingga 20 April, total 33 awak menggunakan taksi untuk pulang, dan Kota Nagasaki sedang melakukan tes PCR dan pengamatan kesehatan untuk pengemudi yang telah bersentuhan dengan mereka.

Namun, semuanya tidak memiliki gejala positif.

Kapal dengan berat 86.000 ton itu membawa 624 kru kapal untuk perbaikan di Nagasaki.

Awalnya rencana perbaikan di China tetapi akhirnya dipindahkan ke Nagasaki sejak Februari 2020. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

Berita Menarik Lainnya