5 Febuari 1917 Presiden Meksiko Proklamasikan Konstitusi Modern

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 6 Maret 2021
loading...

Indolinear.com, Meksiko City – Meksiko adalah negara yang menggunakan bahasa Spanyol. Negara ini juga merupakan bangsa yang besar, dinamis, beragam dan meniliki sejarah panjang.

Meksiko juga negara kaya yang mencakup kuil Chichen Itza, Revolusi Meksiko, Cinco de Mayo, dan Perang Meksiko-Amerika.

Akan tetapi Meksiko pernah mengalami pergolakan sipil yang memakan waktu cukup lama.

Setelah tujuh tahun revolusi dan pergolakan sipil, Presiden Meksiko Venustiano Carranza memproklamasikan konstitusi modern.

Presiden Venustiano Carranza menjanjikan pemulihan tanah bagi penduduk asli, pemisahan gereja dan negara, serta reformasi ekonomi dan pendidikan, dilansir dari Liputan6.com (04/03/2021).

Tantangan Untuk Meksiko Kembali Muncul

Dokumen politik progresif yang disetujui oleh konvensi konstitusional terpilih, menggabungkan tuntutan revolusioner untuk reformasi tanah dengan teori sosial yang maju.

Namun tentu tidak semudah itu, butuh beberapa dekade sebelum sebagian besar reformasi besar-besaran yang dijanjikan oleh konstitusi menjadi kenyataan.

Pada tahun 1920 sebuah peristiwa mengejutkan, Venustiano Carranza, presiden Meksiko digulingkan dan dibunuh.

Stabilitas yang telah diimpikan harus luput dari Meksiko hingga setelah Perang Dunia II, ketika industrialisme yang didorong oleh perang tumbuh menjadi bagian utama ekonomi dan Miguel Aleman menjadi yang pertama dalam serangkaian presiden sipil yang tak terputus. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: